Tiga PR Besar Pemkot Batu di Penghujung Tahun 2017
Ketua DPRD Kota Batu, Eddy Cahyo Purnomo. (Azmy)

MALANGTODAY.NET – Prioritas kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Batu di tahun terakhir anggaran 2017 berfokus pada tiga hal, yakni pengundangan P-APBD atau Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2017, Nota Kesepakatan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2018 dan R-APBD 2018.

Namun, ketiga prioritas kerja tersebut diketahui mengalami penundaan berkali-kali. Dari data yang dihimpun, agenda Paripurna nota kesepakatan KUA-PPAS APBD 2018 dan P-APBD 2017 oleh Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu sejak awal Oktober silam selalu gagal.

Hal ini disebabkan beberapa kendala internal Pemkot Batu, salah satunya kekosongan jabatan strategis Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu sebagai penanggung jawab utama ketiga laporan anggaran tersebut.

Seperti diketahui, jabatan kursi Sekda mengalami kekosongan terhitung selama 60 hari pasca wafatnya Ahmad Suparto. Kini sudah memiliki wajah baru yakni Dr. Alwi MHum, yang notabene adalah staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik Pemprov Jatim.

Dengan begitu, anggota legislatif DPRD Kota Batu menghimbau jajaran Pemkot Batu untuk segera merapatkan barisan untuk segera menuntaskan permasalahan yang ada.

Ketua DPRD Kota Batu Eddy Cahyo Purnomo menargetkan agar ketiga laporan pertanggungjawaban anggaran tersebut bisa segera rampung.

“Paling tidak sesuai aturan hukum, harusnya semua sudah selesai satu bulan sebelum tutup tahun terakhir masa anggaran, paling lambat tanggal 30 November 2017,” kata Cahyo kepada MalangTODAY, Kamis (9/11).

Meski begitu, ia mengimbau agar dalam penyusunan laporan tersebut tidak terkesan tergesa-gesa. Cahyo juga mewanti agar tidak ada pihak yang memanfaatkan keterbatasan waktu ini untuk berbuat curang.

Ia juga menegaskan, bahwa pihak legislatif telah menentukan sikap tegas terhadap alokasi anggaran yang dirasa tidak perlu. “Saya sudah tentukan sikap, akan mencoret anggaran-anggaran yang tak perlu, yang tidak berhubungan dengan kemaslahatan rakyat,” tegasnya.

Dengan kedatangan Sekda baru yang ditunjuk langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur per tanggal 7 November ini, diharapkan Cahyo bisa menjadi sosok yang tangguh membenahi seluruh bidang pemerintahan yang sempat tersendat.

“Sekda baru agar bekerja lebih all out. Sekarang beliau sudah jadi bagian dari kita. Agar segera melebur dan ngebut untuk menyelesaikan semua. Saya harap sekda ini tangguh untuk diajak marathon, istilahnya begitu,” tandasnya.

Kepastian agenda kerja selanjutnya, lanjut Cahyo, pihaknya bersama jajaran Pemkot Batu termasuk Sekda sepakat mengagendakan Paripurna penyampaian KUAPPAS APBD 2018 Pemkot Batu paling lambat dihelat pada Jumat (10/11) lusa.

“Usai melaksanakan apel peringatan hari pahlawan 10 November. Siangnya direncanakan ada paripurna penyampaian KUAPPAS di hadapan seluruh anggota fraksi.” tutupnya. (Azm/Ind)