Audiensi kelompok masyarakat Kota Batu yang tergabung dalam Forum Warga Kota Batu (FWKB) dengan DPRD Kota Batu @ist
Audiensi kelompok masyarakat Kota Batu yang tergabung dalam Forum Warga Kota Batu (FWKB) dengan DPRD Kota Batu @ist

MALANGTODAY.NET – Kantor DPRD Kota Batu disambangi oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Forum Warga Kota Batu (FWKB). Mereka ‘curhat’ beragam persoalan yang menjadi prahara publik selama ini, meliputi wacana pembangunan kereta gantung di Kota Batu, Pasar Kota Batu, dan beberapa problematika lainnya.

Ketua FWKB, Didik Sumintoharjo mengatakan, beberapa poin penting yang menjadi tanda tanya masyarakat Kota Batu selama ini adalah terkait wacana pembangunan kereta gantung yang rencananya akan dimulai tahun 2019.

“Padahal itu kan berita tahun 2014 lalu dengan anggaran Rp 150 miliar, ternyata tidak jadi. Lha kok sekarang tiba-tiba muncul tahun ini dengan anggaran Rp 1 triliun. Itu apa ada perubahan kebijakan? Sehingga kami bertanya-tanya, apa jadi modal atau destinasi wisata,” tuturnya beberapa waktu yang lalu.

Budayawan Kota Batu ini juga menanyakan tentang pembangunan pasar sayur. Bangunan pasar sayur ini sudah jadi, tetapi hingga saat ini masih belum ditempati oleh pedagang.

“Pasar setiap tahun selalu menjadi persoalan yang membuat gegeran. Dibangun tapi tidak ditempati. Pasar sayur sebenarnya itu mau dibangun seperti apa? Ini pembangunan untuk manusia, kasihan pedagang yang masih menunggu kejelasan dari pemerintah,” keluhnya.

Selain dua masalah di atas, Didik juga membahas mengenai persoalan perizinan yang dinilai kurang tegas. Dia mencontohkan beberapa pembangunan hotel di Kota Batu yang perizinannya belum jelas. padahal pembangunan tersebut sudah berjalan separuh.

“Terkait dengan perizinan contohnya, warga di Kota Batu juga heran, karena tiba-tiba saja sudah banyak yang jadi, bahkan sudah beroperasi, tetapi izinnya ini tidak jelas. Seharusnya kan tidak boleh begitu. Artinya, izin dulu baru dibangun, bukan izinnya belakangan,” ungkap Politisi Partai Golkar ini.

Merespons Cepat

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo, mengatakan hearing FWKB ini sangat luar biasa. Sebab, mereka memberikan masukan yang konstruktif dan inovatif. pihaknya juga akan merespons hal tersebut secepat mungkin.

“Kami sangat berterima kasih dan kalau bisa ketika ada persoalan, tidak harus menunggu menumpuk sampai banyak. Kami akan menanggapi hal tersebut secepat mungkin,” ucapnya.

Politisi PDIP ini mengatakan bahwa pertemuan tersebut berlangsung cukup lama karena banyak yang disampaikan oleh FKWB. “Semua itu demi kebaikan Kota Batu. Kalau tidak ditata dengan baik, ya seperti apa nantinya? Sepuluh tahun atau dua puluh tahun ke depan seperti apa jadinya? Termasuk hal-hal lain yang kami dengarkan tadi,” jelasnya lebih lanjut.

Terkait pasar sayur, pihaknya akan menuntaskan lebih dulu, sebelum merambah ke pembangunan Pasar Besar Kota Batu. “Pasar sayur harus diselesaikan dahulu, pasar besar kalau mau dibangun hendaknya agar dikaji dulu. Tujuannya, supaya yang jualan (pedagang) di pasar sayur juga bisa beraktivitas lagi. Jadi selesaikan dulu baru bahas yang lain,” tandasnya. (Faj/Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.