Bercanda Salah Alamat, Siswi SMP Kota Batu Kena Gampar Gurunya
Korban tindak kekerasan anak CDK (kanan) saat ditemui di rumah bibinya (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Akibat bercanda salah alamat, seorang siswi SMP menerima perlakuan kasar oleh gurunya sendiri. Seperti diakui salah satu siswi kelas VIII SMP Muhammadiyah 08 Kota Batu, CDK (14).

Kepada awak media, ia yang sedang mengenyam bangku kelas VIII ini menceritakan bahwa dirinya telah mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari salah satu guru di sekolahnya dengan inisial ASR.

“Saya ditampar waktu itu, ada lebih dari sekali. Juga kerudung saya sempat kena jambak (tarik: red),” ujarnya saat ditemui di rumah bibinya di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kamis (26/10).

Perlakuan kasar yang diduga sebab akibat kesalahpahaman ini, tutur CDK, bermula saat dirinya tengah beradu mulut dengan temannya di depan kelas.

Di tengah adu mulut tersebut, secara tak sengaja CDK mengeluarkan kata-kata yang dianggap menyinggung guru yang kebetulan lewat di depan mereka.

“Waktu itu maksud saya mengolok teman saya. Kebetulan pak guru lewat. Mungkin dikira saya menyinggungnya padahal untuk teman saya,” terangnya.

Merasa tersinggung, kontan ASR pun naik pitam dan berujung melakukan tindak kekerasan dengan mencubit dan menampar CDK. Tak tanggung-tanggung, ungkap dia, guru tersebut mencubit dan menggampar pipinya sebanyak 8 kali.

Peristiwa ini, lanjut CDK, sebenarnya terjadi sejak seminggu yang lalu pada Rabu (18/10). Namun, ia baru mengadu pada orangtuanya pada Senin (23/10).

Hal ini dikarenakan pasca kejadian tersebut, ia justru mengalami perlakuan tidak mengenakkan (bullying) dari teman-temannya sendiri. Sehingga ia tidak mau kembali bersekolah. “Saya dibullly sama teman-teman. Saya diejek dan ingin agar saya keluar dari sekolah saja,” akunya.

Mengetahui hal ini, orang tuanya Yulianto melaporkan pada pihak berwajib pada Rabu (25/10) sekitar pukul 17.30 WIB. Kini, sedang dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batu.

“Kami sudah kirim tim penyidik ke sekolah korban untuk konfirmasi awal. Kami masih melakukan pendalaman, menindaklanjuti laporan pihak korban,” ujarnya AKP Daky Dzul Qornaen, Kasatreskrim Polres Batu saat dikonfirmasi, Jumat (27/10). (Azm/Ans)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda