Prof. Muhammad, S. ip
Prof. Muhammad, S. ip

MALANGTODAY.NET – Ada lima syarat Pilkada Demokrasi menurut Ketua  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Prof. Muhammad, S. ip, yakni regulasi yang jelas dan tegas, peserta pemilu yang kompeten, pemilih cerdas, birokrasi netral dan penyelenggara berintregitas.

“Kalau kita memberikan pendidikan tentang Pilkada yang baik kepada pemilih, maka akan banyak pemilih yang rasional dari pada yang tradisional,” jelasnya usai memberi sambutan pada acara Sosialisasi Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di Gedung Pancasila Balai kota Among Tani Kota Batu, Senin (03/10).

Mengenai birokrasi yang harus netral, Muhammad mengemukakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tidak memihak kepada salah satu calon walaupun calon tersebut merupakan incumbent. Karena ASN adalah milik semua masyarakat dan tidak boleh menjadi milik incumbent.
“Nanti setelah penetapan calon, incumbent harus cuti dari jabatan Walikota atau Wakil Walikota,” sambungnya.

Selanjutnya dikatakan ketua Bawaslu, sejauh ini tidak ada Laporan ASN Kota Batu terlibat dalam politik praktis.

ASN, dikatakan Muhammad diperbolehkan berpartisipasi dalam Pilkada namun hanya sebatas sebagai pemilih.

“Boleh mengikuti kampanye, tapi tidak memakai atribut karena ASN masih punya hak sebagai pemilih, jadi boleh melihat calon melalui  visi dan misinya,” tandasnya. (sol/ind)

Berikan tanggapan Anda