Sebanyak 6.438 Keluarga Kota Malang Terima Bantuan Pangan Non Tunai
Walikota Malang Moch Anton @MalangToday.net/Pipiet Anggraeni

MALANGTODAY.NET –  Sebanyak 6.438 keluarga di Kota Malang mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang alokasi penyalurkannya diserahkan di lima kecamatan. Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) itu diserahkan secara simbolis oleh Walikota Malang.

“Sebenarnya bantuan non tunai ini adalah pengganti raskin. Alasan kenapa diganti dengan model voucher karena harapan dari bapak presiden bantuan bisa terpantau dan utamanya mutu beras yang diberikan baik dan layak,” kata Wali Kota Malang, Moch Anton, Kamis (23/2).

Data penerima BPNT tahun ini, kata Anton berada di lima kelurahan, masing-masing, Kelurahan Tunjungsekar sebanyak 1.157 penerima, Kelurahan Pandanwangi sebanyak 1.230 penerima, Kelurahan Lesanpuro sebanyak 1.829 penerima, Kelurahan Bandungrejosari sebanyak 1.573 penerima dan Kelurahan Kauman sebanyak 649 penerima.

Anton mengajak agar jajaran tokoh masyarakat dan Ketua RT dan Ketua RW agar proaktif memantau warga di sekitarnya yang membutuhkan. Sehingga, bantuan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat.

“Kepada penerima saya harap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Selain memberikan bantuan secara simbolis, pria nomor satu di Kota Malang ini pada saat lawatan ke Kantor Kelurahan Tunjungsekar juga meresmikan gedung kantor kelurahan yang baru selesai direnovasi serta memberikan hadiah kepada pemenang lomba RT-ku Go Green yang diselenggarakan Kelurahan Tunjung sekar.

Sementara itu, CEO BNI Wilayah Malang Raya, Yessi Kurnia mengatakan, pihaknya merupakan salah satu perbankan yang ditunjuk Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan bantuan non tunai tersebut.

Berdasarkan data dari Kemensos, BNI Malang menyalurkan bantuan kepada sebanyak 6 ribu warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan sebanyak 18 ribu warga penerima Beras Sejahtera (Rastra). Penyaluran bantuan terus dilakukan secara bertahap.

“BNI bersama Himpunan Bank Negara terus berupaya dengan baik untuk menyalurkan bantuan ini,” kata Yessy.

Untuk mempermudah layanan, BNI juga menyiapkan beberapa agen, agar masyarakat tidak kesulitan untuk menerima bantuan tersebut.
“Kami terus berkoordinasi dengan Kemensos dan Pemkot Malang agar bantuan ini bisa lancar,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here