MALANGTODAY.NET – Aspal ambles di Jalan Terusan Bondowoso kemarin siang dimungkinkan berkaitan dengan banjir yang sebelumnya melanda wilayah Kelurahan Gading Kasri. Sebab, jika dilihat dari pemantauan sementara, ada indikasi kebocoran yang menyebabkan air tidak mengalir melalui gorong-gorong, dan membuat tanah di kanan kiri gorong-gorong tergerus.
Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, pasca melakukan peninjauan langsung ke lapangan menyebutkan, sampai saat ini air yang mengalir di area amblesnya jalan pun masih terdengar, dan masih dalam penyelidikan. Artinya, ada kemungkinan bahwa prosess pemadatan ketika melakukan pembangunan tidak sesuai dengan kebutuhan.
“Sepertinya kurang padat, dan ada kebocoran yang membuat rembesan air,” katanya pada media beberapa saat lalu.
Tak hanya itu, bencana tersebut menurutnya kemungkinan juga berkaitan dengan peristiwa banjir di Kelurahan Gading Kasri. Karena setelah dipantau, ternyata terdapat pendangkalan sungai dan penyempitan.
Penyempitan tersebut, lanjutnya, diakibatkan adanya bangunan yang mulai mengecilkan fungsi drainase, dan ada bangunan yang berdiri di atas sungai. Sehingga, debit air dan penyaluran pun tidak sesuai dan menyebabkan adanya tekanan di beberapa titik.
img20161128163911
“Untuk analisa pertama seperti itu, jadi ada desakan air yang besar,” papar Sutiaji.
Dia mebambahkan, untuk sementara waktu pihak pemerintah masih belum dapat melakukan tindakan. Sebab, telah terpasang police line yang memang bukan menjadi ranah pemerintah. Tindakan pun akan segera dilakukan bersama dinas PU dan stakeholder terkait setelah police line dilepas.
“Pastinya akan terus berkoordinasi dengan ahlinya, untuk mengetahui penyebab dan upya apa yang bisa dilakukan selanjutnya,” tutup pria berkacmata ini.
Loading...