Waduh, Nyanyian Rasis dan Flare Akibatkan Arema FC Kehilangan Suporter?
Arema FC terancam mendapat sanksi pertandingan tanpa penonton jika Aremania tetap menyanyikan lagu rasis dan menyalakan flare (yoga)

MALANGTODAY.NET – Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC memberikan himbauan kepada Aremania untuk tidak bernyanyi rasis maupun menyalakan flare saat bergulirnya kompetisi Liga 1.

“Saya mohon kepada Aremania semua untuk bisa melaksanakan peraturan yang ada pada musim ini,” kata Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

Lanjut Haris, jika nantinya kenyataan dilapangan masih ditemukan adanya oknum dari suporter yang masih melakukan pelanggaran, maka bisa jadi akan berakibat fatal dengan merugikan tim maupun Aremania secara keseluruhan.

“Kalau nanti masih ada yang nekat, bisa jadi Arema FC akan terkena sanksi tanpa penonton. Kalau ini terjadi, tentu sangat merugikan klub dan juga Aremania semua,” jelasnya seusai pertemuan dengan Aremania kemarin.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pada kompetisi Indonesian Soccer Champion (ISC) musim lalu Arema FC harus menanggung denda hingga ratusan juta akibat hal itu.

“Akibat flare dan nyanyian rasis, musim lalu Arema FC harus membayar denda Rp 385 juta,” tambahnya.

Seperti diketahui, laga home perdana Arema FC akan berlangsung pada Minggu (23/04) menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.(yog/zuk)

Berikan tanggapan Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here