Robert Lima 'Menghilang' di Piala Presiden? Begini Penjelasan Milo
Striker asing Arema FC, Robert Lima Guimaraes@instagram.com/aremafcofficial

MALANGTODAY.NET-Belakangan striker asing Arema FC, Robert Lima Guimaraes menjadi bahan perbincangan di kalangan pencinta bola khususnya warga Malang. Pemain yang akrab dijuluki Gladiator itu tercatat hanya ikut merumput sekali selama pertandingan Grup E Piala Presiden.

Dalam laga perdana Arema FC melawan Barito Putera di Piala Presiden 2019, pemain asal Brazil tersebut diketahui absen. Tanpanya Arema unggul dengan skor akhir 3-2.

Baca Juga  Bertemu Sang Mantan, Ini Kata Konate Soal Persib dan Bobotoh

Pada laga melawan Persela Lamongan iapun diturunkan ke lapangan dan terlihat tak banyak berperan aktif seperti laga-laga sebelumnya, bahkan banyak yang menilai pada laga kali ini ia tampil buruk hingga akhirnya Arema FC harus kalah tipis dari Persela Lamongan dengan skor 0-1.

Gladiator pun kembali absen ketika laga Arema FC lawan Persita Tangerang pada laga ketiga, namun tanpa striker ini Singo Edan justru dapat kembali unggul telak dengan skor akhir 6-1. ‘Hilangnya’ pemain berbadan tambun inipun akhirnya semakin membuat publik bertanya-tanya.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, menjelaskan bahwa Robert Lima harus absen saat Arema FC berlaga melawan Persita Tangerang, dikarenakan ia harus mengurus visa.

“Tidak ada masalah dengan Lima. Dia sedang mengurus visa,” kata Milo sapaan akrab, Milomir Seslija di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Belum beruntung, babak Awal Arema FC Kebobolan 1 Gol

Pelatih asal Bosnia ini juga menjelaskan dalam laga terakhir tersebut, ia tengah menerapkan taktik yang berbeda. Dia memberikan kesempatan kepada Ahmad Nur Hardianto untuk menempati lini serang Singo Edan.

“Kami juga ingin memberikan kesempatan pada Hardianto dan sesuai keinginan tim pelatih tentang taktik yang ingin diterapkan. Hardianto secara keseluruhan bermain dengan bagus,” jelasnya lebih lanjut.

Karakter Robert Lima

Menanggapi kualitas bermain striker asingnya tersebut, Milo mengatakan bahwa setiap pemain memiliki karakter yang berbeda-beda dan untuk Robert Lima menurutnya merupakan striker dengan tipe menunggu bola. Dan saat melawan Persita Tangerang, Singo Edan diberikan taktik berupa dominasi untuk bermain menyerang.

“Kami ingin melihat beberapa perubahan di pertandingan melawan Persela dan karakter bermain tim menjadi beda. Salah satu kuncinya, pemain Arema lebih banyak bergerak saat melawan Persita,” jelasnya.

Baca Juga  Kondisi Pino Membaik Jelang Lawan Barito Besok

Milo pun terkesan enggan berkomentar lebih banyak perihal Gladiator, dikarenakan ia tidak ingin menyalahkan satu pemain saja. Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa ketika Gladiator bermain sebagai starter melawan Persela dan berakhir kalah, dia melihat memang waktu itu timnya tampil di bawah performa.

“Waktu itu hari buruk bagi Arema. Setiap tim bisa mengalaminya. Tapi, saya harap tidak ada hari buruk lagi di pertandingan ke depan,” tukas Milo.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.