Iwan Budianto Prihatin dan Akui Lalai dalam Insiden Kanjuruhan
Iwan Budianto bersama jajaran manajemen Arema FC@Rahmat Mashudi Prayoga/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – CEO Arema FC, Iwan Budianto, mengaku sangat prihatin atas insiden kericuhan laga Arema FC vs Persib Bandung yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (15/4). Apalagi, diantara korban ada satu suporter yang meninggal dunia.

“Atas nama institusi Arema FC saya minta maaf,” kata IB, sapaan akrabnya dalam konferensi pers di kantor Arema FC belum lama ini.

Baca Juga: Arema FC Tanggung Biaya Perawatan Aremania Korban Kerusuhan

Menurut IB, dalam laga Arema vs Persib Bandung itu, menurutnya ada beberapa kelalaian penanganan pertama suporter yang masuk ke dalam lapangan, sehingga ricuh yang tidak diinginkannya pun terjadi.

“Saya mengakui ada kelalaian, padahal sudah ada SOP yang mengatur match steward bagaimana terjadi kericuhan suporter dalam stadion. Seperti adanya oknum suporter yang masuk lapangan tanpa busana, tak seharusnya diberi pukulan,” terangnya.

Ia berharap, kejadian ini tidak sampai terulang lagi. Untuk itu, beberapa pihak akan segera melakukan evaluasi. Bahkan match steward juga akan diberi sanksi karena sudah bertindak melebihi batasan. Sebab sepengetahuannya, kedewasaan Aremania sangat tinggi.

Baca Juga: Jadi Korban Kerusuhan, Keluarga Aremania Ini Keluarkan Jutaan Rupiah

“Saat situasi ricuh, seharusnya dari K-9 yang dikedepankan. Ini hal baru yang sebaiknya tak terulang, tapi kami bertanggung jawab atas semua ini,” jelas IB didampingi Pembina Tim Agoes Soerjanto, General Manager Ruddy Widodo, Ketua Panpel Abdul Haris dan Manajer Media Officer Sudarmaji.


Reporter: Rahmat Mashudi Prayoga
Editor : Endra Kurniawan

Loading...