MALANGTODAY.NET– Arema Indonesia masih beruntung. Pada laga perdana kompetisi Liga 3 melawan Metro FC di Stadion Gajayana kemarin, tim Arema nyaris saja malu.

Tertinggal 1-2 hingga menit terakhir, tapi gol menit 90+2 yang disarangkan pemain Arema Zein Valentino Yean menyelamatkan tim berjuluk Singo Edan ini dari kekalahan. Sebaliknya, kemenangan Metro FC yang tinggal menunggu hitungan detik menjadi buyar.  Laga berakhir 2-2.

Laga tersebut berlangsung sengit dan keras. Hujan kartu kuning terjadi. Ada delapan kartu kuning yang dikeluarkan wasit Johan Cruyf Al Majid. Tiga untuk Arema Indonesia dan lima kartu untuk Persekam Metro FC.

Pada babak pertama, Persekam Metro FC lebih dominan. Serangan-serangan berbahaya untuk gawang Arema Indonesia sering dilancarkan. Terutama dari kaki Hardinata. Terbukti, pemain bernomor punggung 16 mampu melesakkan gol untuk Macan Kumbang di menit ke-35.

Tapi, berselang 12 menit dari gol pertama, giliran Arema Indonesia berhasil menyamakan keadaan melalui kaki Danny Madenta Putranta. Pemain bernomor punggung 11 itu berhasil menjebol gawang Metro FC sebelum peluit babak pertama dibunyikan.

Pada babak kedua, Arema mencoba membalikkan keadaan dengan menguasai pertandingan. Bermain di depan 1.300 suporternya, Arema tampil ngotot dan terus menggempur pertahanan Metro FC.

Namun, karena fokus menyerang, tim yang bermarkas di Stadion Gajayana itu kebobolan pada menit ke-63 lewat sepakan keras Hardinata. Kiper Arema Indonesia Tarcisius Ariesoma Krishandhi K. untuk kedua kalinya memungut bola dari dalam gawangnya.

Hingga pertengahan permainan, laga berlangsung semakin keras. Beragam pelanggaran dilakukan kedua tim. Tak salah jika wasit asal Kota Madiun itu mengeluarkan 5 kartu kuning pada babak kedua dari sakunya.

Di menit-menit akhir, kedua tim jual beli serangan. Beberapa kali percobaaan tidak berhasil dikonversi menjadi gol oleh kedua tim. Adalah  Zein Valentino Yean yang jadi pahlawan Arema. Golnya pada menit ke-92  lewat tendangan menukik membuat Anjasmara Wahyuda Kusuma, kiper Metro FC, harus tertunduk.

Persekam FC bangga 

Pelatih Persekam FC Dedi Kasim Siswanto mengatakan sudah bangga dengan permainan anak asuhnya. Meski bermain di depan pendukung lawan, mental pemainnya sangat kuat dan bisa membuat dua gol.

”Sempat kecewa dengan gol yang terjadi di menit akhir. Mungkin itu dari kelengahan kita sendiri,” ujarnya saat ditemui sehabis laga.

Dikatakan Dedi, anak asuhnya sudah bermain bagus. Namun, dengan hasil tersebut evaluasi tetap akan dilakukannya. Hal itu untuk menghadapi laga selanjutnya. ”Ke depan kami harus perbaiki lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Tim Arema Indonesia Haris Fambudy memaklumi dengan permainan anak asuhnya. Dia mengungkapkan bahwa tim yang dibawanya tersebut masih baru.

Sehingga, pada babak pertama khususnya menit awal masih demam panggung. ”Ini laga pertama mereka. Dan ini merupakan komposisi dengan pemain yang baru,” kata dia.

Meski begitu, dia juga sangat bangga dengan hasil tersebut. Para pemainnya berhasil menunjukkan permainan yang bagus di depan suporter.

Hal itu terbukti dengan dua gol balasan. ”Mereka sudah bagus. Dan buktinya, mereka tunjukkan pada suporter dengan dua golnya,” kata dia.

Dengan hasil tersebut, dirinya juga harus berbenah dan mengevaluasi. ”31 Agustus kami main lagi lawan Blitar Poetra FC di sini (Stadion Gajayana, Red). Jadi harus cepat-cepat berbenah,” tegasnya.

Pewarta : M.Badar Risqullah
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.