Dirijen Aremania: Saya Tidak Punya Hak Melarang Misuh
Dirijen Yuli Sumpil saat berdiskusi bersama Aremania. (Yoga)

MALANGTODAY.NET – Dirijen Aremania, Yuli Sumpil menanggapi tentang adanya spanduk larangan menyanyikan lagu miso (menghujat) yang terpasang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada setiap laga Arema FC.

“Terkait itu ya kembali ke pribadi masing-masing. Saya ndak bisa melarang, karena juga sama-sama suporter yang membeli tiket. Nyanyi atau tidak itu hak mereka,” kata Jules, sapaan akrabnya.

Menurutnya, jika Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menghukum tim Arema FC karena nyanyian itu, dirinya yakin Aremania pasti akan menghentikannya. Sebab, suporter juga tidak ingin melakukan hal-hal yang dapat merugikan tim.

Baca Juga, Aremania Antri Dapatkan Tiket di Kantor Arema FC

“Kalau memang dilarang dan merugikan tim, teman-teman pasti akan menghentikan nyanyian itu. Selama ini kan belum ada sanksi, mereka juga punya alasan sendiri-sendiri kok nyanyikan itu,” ungkapnya.

Seperti diketahui, banner himbauan itu terpasang menghadap ke tribun timur Stadion Kanjuruhan. Banner itu bertuliskan ‘Misuh Bukan Rasis, Tapi Jelek Untuk Kita’ dan ‘Ojo Misuh Sam Akeh Arek Cilik’ atau dalam bahasa Indonesia-nya ‘Jangan misuh mas, banyak anak kecil’.

Malam nanti Arema FC akan behadapan dengan Semen Padang dalam semifinal leg kedua di Stadion Kanjuruan Kepanjen, Kabupaten Malang. Aremania dipastikan akan memenuhi stadion untuk menyaksikan aksi tim berjuluk Singo Edan itu.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here