Anton: Selain Tempat Beribadah, Masjid Juga Sarana Pendidikan
M. Anton meletakkan batu pertama dalam restorasi Masjid Al-Muhajirin Dirgantara Permai (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Wali Kota Malang, M. Anton menegaskan, pembangunan restorasi Masjid Al-Muhajirin Dirgantara Permai merupakan salah satu upaya perluasan fungsi Masjid sebagai sarana beribadah sekaligus pendidikan. Sehingga, kenyamanan setiap anak dalam menggali ilmu pun diyakini dapat semakin maksimal.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Malang ini juga tak lupa memberi bantuan dana pribadi sebesar Rp 50 juta. Dengan dana tambahan itu, diharapkan percepatan pembangunan dapat dilakukan, dan segera dimanfaatkan masyarakat sekitar.

“Ini hanya wujud saya secara pribadi untuk memotivasi masyarakat menyelesaikan pembangunan,” katanya pada Media sesaat setelah melakukan peletakan batu pertama, beberapa saat lalu.

Dengan dana swadaya tersebut, dia berharap setiap sumbangsih yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan tepat dan benar. Pasalnya, pembangunan Masjid tersebut membutuhkan dana tidak Kurang dari Rp 4 Miliar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Muhadjirin Dirgantara, Nur Cholis menambahkan, tujuan diperluasnya bangunan Masjid tersebut tidak hanya memberi kenyamanan serta memperindah Masjid. Tapi juga sebagai pusat pendidikan, karena memang saat ini, Masjid Muhadjirin sudah digunakan untuk pembinaan Pendidikan TK dan Paud.

“Jadi nanti bukan tidak mungkin akan ditambah pendidikan sekolah dasar,” terang pria ramah ini.

Dia memaparkan, bangunan Masjid tersebut seluas 800 meter persegi, dan akan menghabiskan dana sekitar Rp 3,5 Miliar sampai dengan Rp 4 Miliar. Sejauh ini, dana yang terkumpul sudah 1/3 dari total yang dibutuhkan, dan semua berasal dari swadaya masyarakat.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here