Kabar Duka, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Malang Berpulang
Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah, Joko Yuwono (Pipit Anggraeni)

MALANGTODAY.NET – Tahun ini, anggaran yang digelontorkan untuk Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah mengalami penurunan yang cukup drastis. Dari yang semula berkisar mendekati Rp 500 juta per tahunnya, kini hanya berada pada nominal Rp 90 Juta saja.

Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah, Joko Yuwono membenarkan adanya pemangkasan anggaran tersebut. Sehingga pihaknya memilih, untuk menggunakan alokasi dana yang ada dalam pembenahan infrastruktur. Sementara untuk penambahan buku dan lainnya, akan diminta pada perubahan anggaran keuangan (PAK).

“Karena kalau jumlah bukunya menurun, otomatis jumlah pengunjung juga akan berkurang,” katanya pada Media beberapa saat lalu.

Joko menyebutkan, pada 2016, koleksi buku yang berhasil ditambah ada sekitar enam ribu buku. Sedangkan sampai hari ini, jumlah koleksi buku yang dimiliki sudah mencapai 150 ribuan buku. Sementara ketika hendak melakukan penambahan buku, maka akan memprioritaskan sesuai dengan kebutuhan para pengunjung.

Terutama para mahasiswa, lanjutnya, sebab rata-rata pengunjung memang berasal dari kalangan pelajar. Tapi meski begitu, juga tidak menutup kemungkinan menambah koleksi dalam bidang lain. Artinya, semua didasarkan pada survei kepada pengunjung.

“Sehingga, rasanya sangat tidak mungkin kalau harus memotong anggaran belanja buku,” tegasnya.

Tak hanya itu, Joko juga menyampaikan, jumlah pengunjung yang datang setiap harinya berkisar diangka 500. Sedangkan pada hari libur, melonjak menjadi 700 pengunjung. Sehingga, pihaknya pun terus berkonsentrasi memberi kenyamanan bagi para pengunjung tersebut.

Dia juga menyampaikan, salah satu kekurangan dari Dinas Perpustakaan saat ini adalah mobil perpustakaan. Karena saat ini, pihaknya masih memiliki satu mobil ukuran besar dan dua ukuran kecil. Sementara idealnya, satu kecamatan memiliki satu mobil perpustakaan.

“Dari perkantoran menjadi kedinasan, tapi anggaran malah dipangkas, inilah yang belum kami ketahui alasannya,” tutupnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here