Alih Fungsi SMA SMK Hingga Terminal Arjosari, Begini Nasib Aset Pemkot Malang
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Malang, Sapto Prapto Santoso

MALANGTODAY.NET – Berpindahnya beberapa lembaga ke tingkat provinsi dan pusat membuat berbagai aset yang dimiliki Kota Malang berpindah tangan. Diantaranya terkait alih fungsi SMA dan SMK ke Provinsi, terminal Arjosari ke pemerintah pusat, dan terminal skala B ke pemerintah Provinsi. Sampai sekarang, proses sertifikasi atas aset tersebut pun masih berjalan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Malang, Sapto Prapto Santoso mengatakan, pengurusan perpindahan aset tersebut tidak dapat serta merta begitu saja dilakukan. Karena memang membutuhkan waktu. Sedangkan sesuai dengan administrasi negara, sertifikasi amat penting ketika ada perpindahan.

“Kan juga harus melakukan pengukuran ulang sampai dengan pemisahan, jadi tudak bisa langsung begitu saja,” katanya pada Media beberapa saat lalu.

Tak hanah itu, Sapto juga menyebutkan, meskipun pengalihan sudah dipindahkan ke tingkat provinsi dan pusat, namun pemerintah daerah masih terlibat di dalamnya. Dicontohkannya untuk Terminal Arjosari misalnya, di mana secara Undang-Undang terminal tersebut sudah menjadi kewenangan pusat.

Namun, lanjutnya, pemerintah pusat telah memberi kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengurus beberapa hal. Seperti masalah keuangan ataupun kepegawaian. Sehingga, pemerintah daerah juga wajib melakukan pemantauan. Begitu juga dengan alih fungsi SMA dan SMK, yang saat ini sudah dibuatkan UPT untuk membantu kebutuhan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

“Karena tidak mungkin melakukan kontrol langsung ke semua daerah,” jelas pria berkacamata ini.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here