MALANGTODAY.NET – Walikota Malang, HM. Anton dalam sambutannya saat membuka kegiatan Diseminasi Sistem dan Kebijakan Akuntan Berbasis Akrual mengatakan jika kegiatan semacam ini merupakan upaya Pemerintah Kota Malang untuk memfasilitasi SKPD dalam menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman terhadap implementasi standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual.

“Dimana penerapan akuntansi berbasis akrual oleh semua SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Malang dilaksanakan mulai tahun anggaran 2015 sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 64 tahun 2013 tentang penerapan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual pada pemerintah daerah,” terang Walikota yang akrab disapa Abah Anton tersebut, Rabu (5/10).

Pada kesempatan itu, Abah juga mengingatkan kembali kepada SKPD tentang pentingnya pemahaman dasar-dasar pengelolaan keuangan daerah termasuk didalamnya adalah pemahaman terhadap standar akuntansi pemerintahan yang menjadi dasar pelaksanaan praktek akuntansi dan penyusunan laporan keuangan SKPD sebagai entitas akuntansi, sehingga pada gilirannya masing-masing SKPD dapat menyajikan laporan keuangan yang wajar sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan pelaksanaan APBD.

“Hal ini sangat penting karena sebagaimana kita ketahui bersama bahwa aparatur pemeriksa dalam melakukan pemeriksaan keuangan daerah bertujuan memberikan keyakinan yang memadai (reasonable assurance) bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam hal yang material, didukung dengan bukti-bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan” ujar Abah Anton.

Semua itu, lanjuta Abah Anton, dilakukan untuk memberikan pendapat atau opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan, dimana kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan daerah didasarkan pada kriteria  kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

 

Berikan tanggapan Anda