Mulai Poligami Sampai Mencuri Istri Tetangga, Ini 5 Suku dengan Ritual Perkawinan Aneh di Dunia!
suku mangaia @u-report

MALANGTODAY.NET – Setiap suku di berbagai penjuru dunia pasti memiliki tradisi tersendiri dalam perkawinan. Seperti beberapa suku di Indonesia, misalnya; suku Jawa yang melakukan tradisi pingitan bagi calon mempelai wanita. Yakni; mempelai wanita dilarang keluar rumah selama 3 hari sebelum prosesi pernikahan berlangsung.

Tentu saja proses pingitan ini dilakukan untuk tujuan baik, yaitu untuk melindungi calon mempelai dari hal-hal yang tidak diinginkan dan mempelai wanita bisa lebih dimanjakan dengan melakukan perawatan tubuh di rumah.

Baca Juga: Dugaan Penjiplakan Buku Prof Imam Suprayogo, Mantan Kabag Kepegawaian UIN Diperiksa

Jika kita lihat, tradisi yang dilakukan oleh suku Jawa dan berbagai suku lain di Indonesia ini mungkin masih terbilang wajar. Dan, tahukah kamu jika ada suku di negara lain yang melakukan tradisi pernikahan dengan tidak wajar. Daripada kamu penasaran, lebih baik langsung simak saja ulasan MalangTODAY.net berikut ini;

  1. Suku Siberia Timur, Ritual bertukar Istri untuk Mengusir Roh Jahat
suku siberia timur @tribunnews.com

Di Suku Siberia Timur, mereka mempercayai bahwa dengan bertukar istri dapat mengusir roh-roh jahat yang mengganggu. Para laki-laki di suku ini suatu saat akan membuat kesepakatan untuk bertukar pasangan mereka masing-masing. Di suku ini memang lazim bagi pria memiliki beberapa istri sekaligus. Cocok nih buat para pria yang ingin berpoligami, lebih baik kalian pindah saja ke Siberia sana ya!

Baca Juga: Merinding! Nikita Mirzani Aku Kerap Melihat Hantu Wanita di Rumah Barunya

2. Suku Mangaia, Remaja Harus Berhubungan dengan Wanita Paruh Baya

suku mangaia @u-report

Mangaia merupakan kepulauan di selatan Samudera Pasifik dan diketahui memiliki ritual perkawinan aneh. Di daerah ini, seorang remaja laki-laki yang beranjak dewasa wajib memilih salah satu wanita paruh baya untuk melangsungkan perkawinan, dalam arti sebenarnya.

Anehnya, ritual inipun tak hanya berlangsung semalam saja, melainkan dalam rentang waktu yang cukup lama. Tujuan ritual ini dipercaya agar si remaja menjadi pria dewasa yang siap mencari pasangan. Kalau sudah begini kasihan si wanitanya ya. Iya kalau si wanita tersebut yang nantinya memang menjadi istrinya, nah kalau nggak. Cuma jadi bahan percobaan dong?

Baca Juga: Kuliner Kota Malang dan Sumbangsihnya Untuk Roda Perekonomian

3. Suku Kreung, Wanita Memilih Pria Idaman dengan Cara ‘Mencoba’

suku kreung @merdeka.com/Techpuffs

Di Suku Kreung yang terletak pedalaman Kamboja, wanita harus berperan aktif untuk memilih pasangan dengan cara ‘mencoba’. Cara ini tergolong aneh, pasalnya wanita akan memilih pasangan dengan masuk ke dalam gubug-gubug yang berisikan seorang pria.

Setelah berpindah-pindah dan mencobanya, wanita akan memutuskan pria mana yang akan dijadikan pendampingnya sampai mati. Kalau yang ini kebalikannya Suku Mangaia, kasihan si prianya yang jadi bahan percobaan.

  1. Suku Pedalaman Nepal, Ritual Berbagi Istri
suku pedalaman nepal@tribunnews.com

Di pedalaman Nepal, terdapat ritual tak lazim yang sangat gila, yaitu berbagi istri. Seorang wanita di suku ini bisa membagi cintanya kepada banyak pria yang masih ada hubungan saudara. Tak diketahui alasan pastinya, namun diketahui hal ini dilakukan sebagai upaya menekan angka kelahiran.

Meskipun mungkin tujuannya baik, tapi kalau sering berganti pasangan si wanita akan rentan terkena Human Papilloma Virus (HPV) yaitu virus penyebab kanker serviks.

5. Suku Wodaabe, Ritual Mencuri Istri Milik Tetangga

suku wodaabe @popular-world.com

Suku Wodaabe yang berada di Nigeria ini memiliki ritual aneh berupa mencuri istri. Ritual Gerewol ini dilakukan setahun sekali, tepatnya pada akhir tahun setelah bulan September.

Baca Juga: Menembus Hujan di Asmat, Ini Romantisme Jokowi Membonceng Iriana

Sebelum mencuri istri tetangga, laki-laki harus beradu ketampanan dengan berpakaian mencolok dan melakukan tari-tarian khusus. Kalau yang ini, kasihan pria yang memiliki tampang pas-pasan. Bagaimana tidak, jika mereka nantinya akan kerap terabaikan.

Kalau melihat ritual-ritual perkawinan aneh di atas sih, barangkali menurut mereka masih wajar juga. Mengingat ritual tersebut sudah berlangsung turun-temurun, dan mungkin malah ada hukum adat yang berlaku jika mereka tidak melakukan hal tersebut. Jadi, harap maklum!


Penulis       : Dian Tri Lestari
Editor        : Dian Tri Lestari

Loading...