5 Penemuan Sains Teknologi Baru yang Diluar Jangkauan Manusia
Ilustrasi penemuan sains baru (Istimewa_

MALANGTODAY.NET– Perkembangan teknologi mendorong munculnya temuan sains teknologi baru dua tahun terakhir yang cukup mengejutkan. Beberapa penemuan ini mampu menarik kepercayaan masyarakat untuk percaya hal ini. Contohnya tentang UFO yang masih diluar jangkauan pikiran manusia. Apa saja penemuan sains baru itu?

1. Penemuan tata surya baru

Tata surya baru (Istimewa)

NASA mengumumkan telah menemukan tata surya baru di sistem bintang Kepler yang mirip sistem tata surya dalam versi mini. Disebut tata surya karena memiliki banyak planet seperti matahari yang dikelilingi dengan planet.

Baca juga: Diduga Gara-gara Sakit Bisul, Pria Asal Ampelgading Nekat Jebur Sumur

Hal ini diumumkan pada 15 Desember 2017 lalu. Penemuan ini tata surya baru ini diberi nama Kepler-90 dan merupakan pusat tata surya pertama yang memiliki banyak planet.

Awalnya, NASA masih menemukan tujuh planet yang mengelilini orbit bintang. Kemudian kembali ditemukanya planet ke-8 yang diberi nama Kepler-90i. Planet berbatu yang panas mirip dengan matahari ini dinyatakan tidak layak dihuni manusia.

Selain itu, NASA juga mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sebuah planet keenam dalam sistem Kepler-80, Kepler-80g, yang ukurannya sama dengan Bumi.

Planet ini juga memiliki orbit selama 14,4 hari, Kepler-80 lebih dingin dan lebih merah daripada matahari kita. Selain itu, semua orbit planet sangat erat di sekelilingnya.

2. Penemuan Planet mirip Bumi

Bumi baru (Istimewa)

Sebelum ditemukanya tata surya yang mirip dengan exoplanet pada tahun 2017 lalu. Tercatat ada sekitar 7 planet yang berada dalam sistem tata surya yang diberi nama Galaksi Trappist-1. Ketujuh planet ini memiliki ukuran yang sama dengan bumi.

Dengan tiga diantaranya dianggap sebagai “Goldilocks Zone” yakni zona yang layak dihuni oleh manusia. NASA meyakini bahwa air yang ada pada planet tersebut mampu mememnuhi kebutuhan utama manusia.

Michael Gilang pimpinan penelitian di NASA dia tidak memungkiri bahwa tiga planet yang memiliki laut itu bisa dihuni manusia.

Kini, penelitian lebih memfokuskan soal kemungkinan keberadaan air di sana, dan planet mana saja yang kaya dengan air cair.

3. Program rahasia UFO

Ilustrasi UFO (Istimewa)

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon mengakui menjalankan program pencarian benda asing terbang atau UFO secara rahasia selama lima tahun yang digagas oleh senator Partai Demokrat Amerika Serikat, Hery Ray.

Program yang deisebut dengan Advanced Aviation Threat Identification berjalan sejak 2007 dan berakhir tahun 2012 lalu.

Program yang menghabiskan dana yang cukup fantastis ini menghasilkan dokumen yang menggambarkan penampakan pesawat tak dikenal yang tampak bergerak sangat cepat tanpa penggerak yang terlihat jelas atau tampak melayang, kata Times.

4. Bumi Datar

Ilustras bumi datar (Istimewa)

Baca juga: Cerita Selamatnya Pengunjung dari Robohnya Warnet Valkyri-E

Perdebatan panjang bentuk bumi tidak sampai disini. Beberapa kelompok yang percaya bahwa bentuk bumi yang datar terus melakukan penelitian.

Pada November 2017 lalu diadakan konferensi perdana Flat Earth International Conference yang di gelar di North Caroline, Amerika Serikat.  Acara ini mengundang beberapa pihak yang penganut Bumi Datar.

Menurut informasi yang bereda tahun ini mereka telah melakukan penggalangan dana untuk pembangunan Badan Antariksa dan fasislitas pengembangan satelit sendiri. Mereka akan meluncurkan satelit untuk membuktikan bahwa bumi tidak bulat.

Hingga saat ini anggota penganut bumi datar mengklaim sudah memiliki 555 anggota.

5. Asgardia

Ilustrasi asgardia (Istimewa)

Baca juga: Mayat Pria Bermotor yang Meninggal Mendadak jadi Tontonan Warga

Peristiwa munculnya Asgardia merupakan temuan sains terknologi yang paling mencuri perhatian sepanjang 2017.

Pasalnya ilmuan asal Rusia, Igor Ashurbeyli menciptakan sebuah konsep tempat tinggal di luar angkasa. Dia membuat negara di luar angkasa dan menawarkan siapa saja yang bersedia untuk pindah dan tinggal disan tampa dipungut biaya.

Tak disangka, ternyata ada ribuan orang Indonesia yang memiliki minat untuk pindah ke ruang angkasa. Dari data di situs resminya, telah ada 6.045 warga negara Indonesia yang bersedia menjadi Asgardian –sebutan untuk penduduk negara Asgardia.