Tiga Santri Tewas dan 2 Masih Pencarian Terseret Ombak Rancabuaya
Ilustrasi penemuan korban terseret ombak laut @MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban tenggelam di perairan pantai Rantai Wulung, Selok Kondang Merak, kecamatan Bantur, kabupaten Malang, pada Senin (26/9) pukul 12.15 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di lokasi yang berjarak satu mil laut sebelah timur pantai Rantai Wulung.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Toto Mulyono mengatakan, setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Bantur. Identitas dari jenazah korban yang ditemukan tim SAR gabungan belum diketahui atas nama siapa. Sebab, petugas DVI yang dibantu petugas medis setempat masih melakukan proses identifikasi terhadap jenazah tersebut.

Sebelumnya, berbagai upaya untuk menemukan kedua korban yang merupakan kakak-adik, Dani Oktafianto (30) dan Tedi Wahyu Febrianto (22), telah dilakukan tim SAR gabungan, yang terdiri dari tim rescuer Kantor SAR Surabaya, Pos TNI AL Sendang Biru, Koramil dan Polsek Bantur, Perhutani, PSR, PPMR, SAR Pakem, SAR Perindo dan warga sekitar.

Toto menambahkan, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dari lokasi musibah hingga ke wilayah pantai di sekitarnya. Kendala yang dihadapi, yaitu ombak yang tinggi sekitar tiga sampai empat meter, dan arus perairan laut selatan yang sangat deras. Sehingga, upaya pencarian difokuskan dengan melakukan penyisiran melalui pesisir pantai.
“Dalam upaya pencarian korban ini, tim rescuer Kantor SAR Surabaya didukung dengan sejumlah peralatan, diantaranya perahu karet, mesin motor tempel berkekuatan 40 PK, GPS (Global Positioning System), alat pelindung diri, peralatan selam, peralatan pertolongan korban musibah di air atau water rescue, peralatan komunikasi dan peralatan medis,” ujar Toto.

Hingga berita ini disebarkan, tim SAR gabungan masih berupaya untuk mencari keberadaan satu korban lagi yang belum ditemukan.

Diketahui kronologis awal pada Kamis (22/9) sekitar pukul 02. 00 WIB Didik Junianto, 55 tahun asal Dinoyo RT 04/06 beserta keluarga tiga putranya  Dani Oktafianto (30 tahun), Tesi Wahyu Febrianto (22 tahun), dan Galuh Septiadi Wijaya (15 tahun), Pergi memancing dengan mengendarai dua sepeda motor ke Pantai Kondang Merak.

Pada pukul 06.00 WIB rombongan sudah sampai Pantai Kondang Merak langsung menuju Pantai Patok Rantai Wulung jalan kaki.

Pukul 09.00 WIB rombongan sampai lokasi tebing patok rantai wulung sebelah timur dan langsung melaksanakan aktifistas memancing.

Pukul 10.00 WIB tiba- tiba datang ombak besar kurang lebih 5 meter sehingga dua korban Dani dan Tesi langsung terjatuh kelaut dan terseret ke tengah. (Adi).

 

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here