MALANGTODAY.NET – Angka kemiskinan di Kota Malang sejak dua tahun terakhir mengalami penuruan yang cukup signifikan. Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menyebut, persentase angka kemiskinan sudah mencapai angka 4 persen dan akan terus di drop pada tahun mendatang.

Kepala Bappeda, Wasto, mengatakan, penurunan angka kemiskinan, dikarenakan program pemerintah yang berjalan dengan baik sehingga berimbas positif pada warga. 
Ia mencontohkan, program bedah rumah, pembentukan kampung tematik, pengentasan kawasan kumuh dan Pos Daya, sukses membuat angka kemisikinan di Kota Malang turun drastis melebihi angka kemiskinan tingkat nasional yang masih berkisar di angka 12 persen dan Jawa Timur sebesar 10 persen.
“Kita mencoba terus menekan angka kemiskinan, tahun depan kita ada target sampai 3 persen,” kata Wasto, Minggu (23/10).
Dikatakan pula, untuk menekan angka kemiskinan pada tahun 2017, Bappeda kini serius merancang tumbuhnya Kampung Tematik di 57 kelurahan, sehingga bisa berimbas langsung pada daya ekonomi warga.
Berkaca pada kesuksesan Kampung Warna-warni di Jodipan yang kini sudah membuat warga sekitar mulai mandiri dan berpenghasilan, program pembentukan kampung tematik juga diharapkan demikian.
“Dari 57 kelurahan kita menerima ajuan sebanyak 74 kampung, ini sangat luar biasa,” tukasnya
Program pengentasan kawasan kumuh juga terus digeber Pemkot Malang, dimana tahun depan Kelurahan Polehan menjadi sasaran utama. 
Tak hanya itu, untuk meningkatkan performa kota agar mampu menarik investasi, pemerintah juga menggalakkan pembangunan fisik, seperti perbaikan jalan kampung, penambahan penerangan jalan umum dan sebagainya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda