MALANGTODAY.NET –  Paguyuban Kesenian Tradisional Ki Sentono Saputra (KSS) hari ini menggelar Gebyar Suro yang bersamaan dengan hari jadi paguyuban yang pertama.

Dalam gebyaran yang berlangsung dilapangan Rw. 10 Rt. 01 Muharto gang 7 tersebut ditampilkan beberapa aksi kesenian tradisional jaran kepang dan juga tarian tradisional.
“Ini acara gebyar suro sama sekalian merayakan ulang tahun Ki Sentono Saputra yang pertama mbak,” terang Hartono, Pimpinan paguyuban KSS kepada Malangtoday.net beberapa menit lalu.

Saat ini, lanjut Hartono, anggota yang terkumpul dalam paguyuban KSS berjumlah 48 pria dan 1 wanita, “Anggota saat ini bertambah terus, kita harapkan banyak pemuda pemudi yang tertarik dengan kesenian tradisional sehingga bisa turut melestarikan budaya,” ujarnya.

Dalam gebyar yang juga dihadiri Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitria Liza Min Nelly, serta Ketua Kartini Perindo Kota Malang, Bee Hilda Yulis, terlihat antusias warga sekitar, bahkan warga tidak mengeluh dengan pemasangan atribut partai Perindo didaerah tersebut.
“Saya sebenere mau minta maaf pada pengurus Perindo dan juga terima kasih atas kepeduliannya kepada kesenian tradisional,” imbuhnya.

Karena kepeduliannya kepada kesenian tradisional khususnya jaranan, KSS berniat menjadikan Ketua DPD Perindo yang akrab disapa Nelly tersebut sebagai Pembina Kesenian Tradisional.
“Bu Nelly selalu mengapresiasi setiap kegiatan kesenian tradisional, beliau juga selalu menyempatkan untuk ikut hadir dalam setiap pagelaran. Selalu memberikan motivasi kepasa pelaku seni. Oleh karena itu kami dari KSS ingin menjadikan Bu Nelly sebagai pembina kesenian tradisional,” papar Hartono.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda