MALANGTODAY.NET – Maraknya aksi pungutan liar di berbagai daerah, membuat Wali Kota Malang, H. Moch. Anton mengambil sikap tegas. 

Tanpa pandang bulu, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Malang akan menindak pelaku pungli bahkan hingga sanksi pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Pungli berapapun, bahkan Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu, akan kami tindak,” kata Anton, Minggu (23/10).
Pemkot Malang, saat ini tengah menunggu aksi dari Satgas Anti Pungli yang dikoordinir langsun Pemprov Jatim. Nantinya, tim dari Inspektorat Kota Malang diikutkan dalam satgas tersebut, sehingga bisa langsung menerima aduan warga.
“Kalau ada aduan sertakan bukti, nanti biar diproses Inspektorat,” tukasnya.
Suami Hj. Farida Dewi Suryani itu mewanti-wanti kepada para PNS agar tidak melakukan pungli, karena saat ini mereka sudah memiliki gaji yang cukup ditambah dengan tunjangan penghasilan (Tunpeng) yang besar.

Berikan tanggapan Anda