Waspada! Ini Dia Tanda-tanda Gempa Yang Harus Disadari Sebelum Terlambat
Tanda-tanda gempa yang patut diwaspadai untuk penanganan bencana lebih dini @Prelo

MALANGTODAY.NET – Baru saja bumi pertiwi kembali berduka. Tepatnya di Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB lalu dilanda gempa bumi berkekuatan 7 SR. Akibat yang diterima pun cukup besar. Dilansir dari Tempo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB mencatat korban meninggal dunia mencapai 82 orang.

Gempa di NTB semalam diketahui adalah gempa tektonik, yaitu gempa yang terjadi akibat pergeseran lempeng tektonik di perut Bumi. Perlu diketahui bahwa setiap hari terjadi gempa di perut bumi, namun manusia baru merasakannya ketika getarannya sudah mencapai permukaan.

Baca Juga: Lombok Tsunami? Selamatkan Diri dengan Cara Ini

Tak ada pengecualian tempat aman gempa karena semua tempat berpotensi mengalami gempa. Walaupun memang, intensitas waktunya berbeda-beda. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang berada di kawasan rawan gempa karena dilewati gugusan gunung api dunia dan menjadi tempat pertemuan lempeng tektonik dunia. Terdapat 13 wilayah rawan gempa, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Sulawesi, Kepuluan Maluku, dan Papua.

Kekuatan gempa juga bervariasi. Semakin dekat dengan permukaan, semakin besar pula kerusakan yang terjadi. Namun para ahli melalui riset panjang telah menyimpulkan ada beberapa tanda alam yang  patut diwaspadai sebagai tanda-tanda gempa. Jika kamu berada di kawasan rawan gempa, perhatikan tanda-tanda gempa berikut agar lebih waspada ke depannya.

Dikutip dari National Geographic, berikut tanda-tanda gempa yang patut kamu ketahui agar lebih waspada

Cahaya Gempa Bumi (Earthquake Light)
Cahaya Gempa Bumi (Earthquake Light)
Cahaya biru sebelum gempa bumi di Meksiko beberapa waktu lalu @New Scientist

Beberapa hari, atau bahkan beberapa detik sebelum terjadinya gempa, biasanya orang-orang melaporkan telah melihat adanya cahaya aneh di tanah atau melayang di udara. Meski pada umumnya masyarakat awam tak terlalu paham, cahaya ini bisa dipancarkan dari bebatuan yang berada di bawah tekanan ekstrem.

Cahaya ini biasa terlihat sebagai api pendek berwarna biru yang muncul dari dalam tanah, seperti obor cahaya yang melayang di udara, atau garpu cahaya besar yang terlihat seperti petir melesat dari dalam tanah ke udara.

Perubahan Perilaku Hewan yang Tak Biasa
Perubahan Perilaku Hewan yang Tak Biasa
Hewan peliharaan yang tiba-tiba panik tanpa sebab lalu bersembunyi bisa dicurigai akan ada gempa @Cat Box Zen

Ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa hewan-hewan, mulai dari katak, lebah, burung, hingga beruang akan berbondong-bondong meninggalkan tempat kawin mereka sebelum gempa terjadi. Belum banyak yang paham akan tanda-tanda dari hewan ini. Namun para ahli memperkirakan adanya perubahan dalam medan listrik atau getaran yang tak bisa dirasakan oleh manusia.

Baca Juga: Gempa Kembali Guncang Lombok, Getarannya Terasa Sampai Kota Malang

Tanda-tanda dari hewan yang mudah dikenali antara lain:

  • Ayam betina tiba-tiba berhenti bertelur tanpa alasan.
  • Ikan lele akan mengamuk sebelum gempa karena terjadinya perubahan dalam medan listrik.
  • Anjing, kucing, dan hewan lainnya dapat merasakan gempa beberapa detik sebelum terdeteksi manusia. Jika hewan peliharaan mendadak ketakutan, panik, dan segera bersembunyi, atau anjing tidak tenang dan mulai menggigit dan menggonggong tanpa sebab.
Perhatikan Foreshock (Gempa Kecil Sebelum Gempa Utama)
Perhatikan Foreshock (Gempa Kecil Sebelum Gempa Utama)
Gempa kecil sebagai pembukaan menuju gempa utama yang lebih besar @Sorot Gunung Kidul

Meskipun tidak selalu terjadi, namun perlu dicermati bahwa gempa bumi biasanya terjadi dalam beberapa tahapan. Sebelum gempa utama terjadi, biasanya akan ada satu atau beberapa gempa kecil yang menjadi ‘pembukaan’ untuk gempa yang lebih besar.

Baca Juga: 6 Cara Menyelamatkan Diri Jika Terjadi Gempa Saat Mendaki Gunung

Awan Gempa
Awan Gempa
Awan tegak yang menandai terjadinya gempa bumi @New Perspective

Awan ini berbentuk aneh karena posisinya tegak atau berdiri seperti angina tornado, pohon, atau batang. Awan ini muncul disebabakan adanya gelombang elektromagnetis yang muncul akibat patahan atau pergeseran lempeng bumi. Gelombang itu kemudian menghisap daya listrik awan sehingga terbentuklah awan yang seolah-olah berdiri. Biasanya muncul sekitar seminggu sebelum gempa.

Gangguan Pada Alat Eletronik
Gangguan Pada Alat Eletronik
TV buram tanpa sebab adalah akibat dari gelombang elektromagnetik sebelum terjadinya gempa @Pinterest

Beberapa tanda menjelang gempa bumi juga dapat diketahui lewat alat eletronik. Jika televisi kamu mendadak alami gangguan ‘brebet-brebet’, lampu fax yang terus berkedip, atau lampu neon yang menyala remang walaupun dimatikan, maka ada kemungkinan akan terjadi gelombang elektromagnetik kuat di daerahmu.


Penulis : Raka Iskandar
Editor : Raka Iskandar