Salah satu potongan gambar percakapan mantan vokalis band Elpamas, Abdullah Owi (Istimewa)
Salah satu potongan gambar percakapan WhatsApp mantan vokalis band Elpamas, Abdullah Owi (Istimewa)

MALANGTODAY.NET Mantan vokalis band Elpamas, Abdullah Owi, menjadi korban pembajakan akun Whatsapp (WA). Akibatnya, Rp 3 juta milik tetangganya raib ke rekening misterius.

Kejadian ini berawal dari kecurigaan, Jack D’pamas, sapaan akrab eks Vokalis Elpamas itu, akan akun whatsappnya yang tidak aktif pada jam 11.00 WIB, Rabu (30/01/2019).

“Tiba-tiba WA saya ndak bisa saya pakai. Kira-kira itu saya jam 11-an siang tadi” ujarnya melalui jaringan telepon ke MalangTODAY.net.

Karena sadar akunnya tidak aktif, vokalis grup rock itu, segera mengirimkan pesan ke semua teman-temannya.  Ia menyampaikan bahwa ada seseorang yang meminta-minta uang atau apapun atas namanya, agar diabaikan saja.

“Terus, aku sudah konfirmasikan ke semua teman-teman untuk tidak menanggapi orang yang minta-minta atas nama saya. Karena itu nomer saya sudah dipakai orang lain” tuturnya.

Meski sudah melakukan pencegahan, pada jam 16.00 WIB, korban yang merupakan tetangganya masih saja tertipu dengan pesan singkat melalui WA tersebut.

Isi pesan tersebut yakni pelaku menginginkan korban untuk mengirim uang ke rekening yang tidak dikenal. Lantas, tambah Jack D’pamas, si korban menyetor uang sebesar Rp 3 juta.

“Padahal sudah saya kirim (himbauan) juga ke korban. Terus, Jam 4 an sore itu dia, saya pas ketemu bilang ke saya ‘mas wes tak kirim 3 juta,” kata Jack D’pmas meniru perkataan korban.

Kata eks vokalis band yang baru melaksanakan reuni tahun lalu tersebut, korban mengirim uang ke rekening misterius itu sebab, pada waktu itu, posisi korban sedang bekerja.

“Gupuh (panik), orang posisi tetangga saya itu pas kerja. Ya wes (ya sudah) langsung kirim soale ono jenengku (soalnya ada namaku)”, tuturnya.

Karena sadar akan aksi penipuan ini, Owi, panggilan akrab lainnya, dan korban langsung melapor ke Polsek Lawang jam 18.00 WIB.

“Ya saya sudah lapor tadi sekitar jam 6-an tadi. Biar enak saya sudah melapor. Nanti selanjutnya ke Cybercrime urusannya”, ucapnya.

Sementara itu, dengan kejadian pembajakan akun WA-nya tersebut, Ia mengingatkan kepada warga Malang dan warganet, untuk tidak membuka link-link yang tidak jelas di media sosial.

“Pokoknya, jangan mudah membuka applikasi atau kiriman yang gak jelas lah. Lebih baik gak usah ditanggapi”, tuturnya. (BOB/HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.