Ingin Tidur dan Dibayar Ratusan Juta? Intip Lowongannya, yuk!
Ilustrasi tidur @Sleepyhead

MALANGTODAY.NET – Jika tidur umumnya adalah aktivitas yang tidak menghasilkan uang, maka kamu salah besar. Pasalnya, salah satu organisasi terkenal menawarkan uang senilai ratusan juta rupiah bagi relawan yang bersedia untuk tidur. Sekali lagi, cuma tidur, lho! Tertarik nggak? Kalau iya, intip peluangnya, yuk.

Dilansir dari Kompas, Kamis (28/3/2019), Badan Antariksa Amerika Serikat (AS), NASA, tengah mencari sejumlah relawan. Uang yang ditawarkan sangat banyak, yakni sekitar 14.000 poundsterling atau setara Rp262 juta. Pekerjaannya pun sederhana, relawan hanya diminta untuk berbaring di tempat tidur. Tapi untuk jangka waktu selama dua bulan. Wow!

Tujuan NASA membuka lowongan adalah untuk meneliti dampak perjalanan luar angkasa terhadap tubuh manusia. Pendaftaran telah dibuka dan akan ditutup pada 24 Mei 2019 mendatang. Adapun untuk tesnya akan dijadwalkan pada September 2019 ini.

Tidak ada persyaratan khusus untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh NASA. Namun syarat mutlak yang wajib dimiliki relawan adalah mampu berbicara Bahasa Jerman. Pasalnya, tes ini akan dilaksanakan di Jerman yang merupakan kerjasama antara NASA dengan Badan Antariksa Eropa (ESA).

Nantinya, akan dipilih 24 relawan yang akan menjalani tes berbaring di tempat tidur selama 60 hari di Cologne. Mereka benar-benar hanya diminta untuk berbaring saat melakukan aktivitas apapun. Termasuk makan hingga buang air. NASA sendiri akan menyediakan televisi, buku bacaan, dan hiburan lain agar tidak bosan.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat pengurangan otot yang terjadi saat para astronot menghabiskan waktu lama di luar angkasa. Studi ini dilakukan untuk melihat bagaimana kondisi tanpa bobot, radiasi kosmik, isolasi, dan batasan spasial yang memengaruhi astronot saat melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Total tes ini akan menghabiskan waktu selama 89 hari. Lima hari pertama adalah masa pembiasaan, 60 hari berbaring, dan 14 hari masa istirahat dan rehabilitasi. Tertarik, Zens?! (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.