Pakar Hoax Dunia Bocorkan Langkah Sukses Bisnis Berita Palsu!
Ilustrasi membuat hoax @VideoBlocks

MALANGTODAY.NET – Tak bisa dipungkiri, hoax adalah salah satu bencana informasi yang kerap mengintai para netizen. Namun kini, berita palsu ini telah menjadi ladang bisnis menjanjikan bagi banyak orang. Keuntungan sampai puluhan hingga ratusan ribu dolar membuat banyak orang ingin menjajal profesi sebagai troller atau pembuat dan penyebar berita hoax.

Namun bagaimana proses pembuatan hoax itu? Diketahui bahwa Mirko Ceselkoski adalah salah satu pelaku bisnis ini sejak sukses ‘memenangkan’ Donald Trump pada 2016 lalu. Muridnya yang bernama Sasha (nama disamarkan) berkenan membocorkan bagaimana menjalankan bisnis ini.

Baca Juga  Generasi Z, Generasi Zombie dengan Handphone

Langkah pertama yang dilakukan oleh para troller adalah bergabung dengan grup Facebook. Tentunya saat bergabung para troll akan menggunakan akun palsu agar tidak mudah dilacak. Grup yang dimasuki juga tak asal karena yang terpenting adalah memilih grup yang memiliki cakupan dan pengaruh yang luas.

“Penting sekali untuk masuk ke grup yang benar untuk memposting artikel kami,” terang Sasha dikutip dari Sindo News, Minggu (6/1/2019).

Selanjutnya, Sasha menyebut bahwa yang terpenting adalah bagaimana memilih topik terkini dan mencari celah untuk memelintirnya. Ini cukup sulit, namun ketika berhasil tentunya akan mengundang banyak klik dari kalangan netizen.

Baca Juga  Suka Desain Lewat Browser? Aplikasi Terbaru Google Ini Patut Dicoba

Namun menariknya adalah para troller menghindari membuat artikel dengan judul clickbait. Mereka memilih mengarang isinya sesuai dengan judul dan apa yang diinginkan oleh pembaca. Kecenderungan pembaca memilih informasi bukan karena kebenarannya, namun karena informasi tersebut sesuai dengan apa yang dipahaminya.

“Ketika mendapatkan like atau konten mereka pikir dapat menarik like, mereka akan merasa senang untuk menyebarkannya tanpa melihat konten benar atau salah,” ujar peneliti media dari Sekolah Komunikasi dan Informasi Wee Kim Wee, Ben Turner.


Penulis: Radea Hafidh
Editor: Radea Hafidh

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.