Smart Shopper System: Ketika Teknologi Canggih Pengaruhi Aktivitas Sehari-Hari
Ilustrasu scanner (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Revolusi Industri Keempat merupakan sebuh istilah yang merujuk pada jaman baru teknologi, yang mampu mengubah dunia di mana segala sesuatunya menjadi jauh lebih cepat dari sebelumnya. Kecerdasan buatan, segala sesuatu yang berbau internet dan data besar hanyalah beberapa contoh, peluncuran mode self-driving pada mobil, hingga asisten cerdas dan robot.

Kwon Jang Ho untuk Arirang News memeberikan gambaran terkait kemajuan teknologi yang dapat terlihat seperti fiksi ilmiah pada suatu waktu, tetapi ketika kemajuan teknologi tersebut mulai mempengaruhi kegiatan sehari-hari seperti aktivitas berbelanja, orang akan mulai merasakan dampak dari teknologi yang semakin cerdas tersebut.

Sebuah pusat perbelanjaan Negeri Gingseng tepatnya di Bundang telah memperkenalkan terobosan baru untuk aktivitas berbelanja. Dengan smart shopper system, konsumen difasilitasi scanner kecil sehingga pelanggan dapat membarkode barang belanjaan yang ingin dibelinya. Pelanggan tidak perlu repot lagi membawa keranjang belanjaan, antri di kasir, atau menenteng belanjaan ke rumah. Cukup dengan membayar barang belanjaan (yang sudah dibarkode sendiri dengan scanner kecil tadi) di kios-kios pembayaran otomatis, barang-barang yang konsumen inginkan akan langsung diantar ke rumah.

Terobosan baru tersebut mendapatkan tanggapan positif dari konsumen, seperti Im Noh-young yang menyatakan bahwa, “Sebelum, saya harus menunggu lama, antri hingga berbaris-baris, tetapi sekarang saya dapat menggunakan smart shopper system untuk membayar. Hal ini memberikan kenyamanan tersendiri.” Komentarnya dilansir dari arirang.com

Kehadiran teknologi yang semakin canggih tentu bukan bermaksud untuk menggantikan manusia, tetapi hanya sebagai alat untuk mempermudah saja, karena yang namanya buatan manusia pasti ada kelebihan dan kekurangannya juga, sebagaimana dituturkan Pakar Electronic Engineering Hanyang University, Chang Joon-hyun pada Arirang News.

“Kehadiran teknologi ini tidak harus mencoba untuk menggantikan orang, tetapi mereka dikembangkan untuk membuat manusia hidup dengan lebih baik dan lebih mudah. Tentu saja, ada dampak negatifnya juga,  dan masih diperlukan upaya-upaya tertentu untuk meminimalkan, seperti contoh, menyediakan terobosan terbaru yang memudahkan para pencari kerja dalam menemukan pekerjaan, atau oleh menciptakan pekerjaan baru dalam bidang baru ini.”

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.