Putra Aji Adhari, remaja asal Tangerang yang bolak balik mengecek situs pemerintah @joglosemar
Putra Aji Adhari, remaja asal Tangerang yang bolak balik mengecek situs pemerintah @joglosemar

MALANGTODAY.NET – Putra Aji Adhari (15), remaja asal Tangerang yang pernah meretas situs milik National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengaku sudah ratusan kali melakukan pengecekan terhadap berbagai situs milik instansi pemerintah. Dia mengatakan tingkat keamanan situs pemerintah berlevel sedang, sehingga cukup rawan disusupi para hacker.

“Tapi tingkat keamanan dari situs pemerintah itu beda-beda, sih, bergantung develope-nya juga,” ucapnya seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (9/4/2019).

Berbagai macam situs pemerintah yang pernah dia retas antara lain, situs pemerintah kota, provinsi, kementerian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). Putra juga pernah meretas situs instansi bisnis, perbankan, dan juga e-commerce.

Dalam aksinya tersebut, ramaja yang mengidolakan Bill Gates ini mengaku tidak membutuhkan waktu lama. Untuk bisa menemukan cela kelemahan sistem situs pemerintah, dia hanya butuh waktu sekitar 60 menit. Bahkan, dia mengaku pernah menemukan bug dalam waktu kurang dari 10 menit. Alokasi waktu ini cukup kontras dibandingkan dengan instansi-instansi swasta yang biasanya membutuhkan waktu satu hari.

Putra pun bisa melihat data-data yang cukup lengkap; mulai dari nama, tempat tanggal lahir, sampai kediaman setiap warga yang masuk database pemerintah. “Kalau (situs) pemerintah itu biasanya bisa masuk ke database, jadi data-data yang ada sama pemerintah bisa dilihat,” jelasnya.

Tidak Ingin Jadi Black Hat Hacker

Meski sering meretas situs, Putra tidak ingin menjadi black hat hacker. Apalagi sampai menjual berbagai data tersebut ke dark web atau disalahgunakan. Putra memilih melaporkan temuannya itu ke pengelolah situs pemerintah. Namun, dia sangat menyayangkan respons pemerintah yang lambat terkait laporannya itu.

“Biasa lama responsnya, kadang dibalas, kadang juga enggak, atau kadang cuma diucapin terima kasih saja,” terangnya.

Atas usahanya ini, Putra banyak mendapat penghargaan berupa piagam, salah satunya dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) karena menemukan kelemahan situs pemerintah.

Saat ini, dia ingin fokus mengecek situs-situs dalam negeri yang masih rawan diretas. Dia tidak ingin data-data tersebut diambil para hacker jahat untuk disalahgunakan. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.