Bukan Venus, Planet Terdekat ke Bumi Justru Merkurius!
Ilustrasi Planet Merkurius @Study Breaks Magazine

MALANGTODAY.NET – Dulu waktu sekolah, ZensTODAY pasti mendapati bahwa planet yang paling dekat dengan Planet Bumi adalah Planet Venus. Pasalnya, dalam urutan Tata Surya, Venus disebutkan nomor dua tepat sebelum Bumi yang berada di urutan ketiga. Namun, riset terbaru menunjukkan bahwa justru Planet Merkurius yang lebih dekat ke Bumi. Kok bisa? Padahal Merkurius di urutan pertama?

Dilansir dari Tempo, Sabtu (16/3/2019), sekelompok ilmuwan Amerika Serikat (AS) yang terdiri dari Tom Stockman, Gabriel Monroe, dan Samuel Cordner, mengemukakan fakta bahwa Merkurius justru lebih dekat ke Bumi daripada Venus. Hal ini berdasarkan penghitungan jarak rarta-rata dalam waktu tertentu ketika masing-masing planet bergerak pada orbitnya.

Dalam penelitian itu, Merkurius dan Venus memiliki kecepatan berbeda yang membuat kedua planet itu kadang mencapai titik terdekat atau titik terjauh dari Bumi. Dari pergerakan itu, planet terdekat dari Matahari itu menjadi yang terdekat ke planet kita berdasarkan jarak rata-ratanya.

Hasil itu juga menyebutkan beberapa fenomena yang dinilai sebagai suatu kecerobohan, ambiguitas, dan sains populer menjadi dasar asumsi kesalahan perhitungan sebelumnya. Jarak rata-rata Merkurius – Bumi adalah 0,28 Astronomical Unit (AU). Sementara jarak Venus – Bumi adalah 0,72 AU.

Ketiga ilmuwan ini mengemukakan penelitiannya dengan mengklaim bahwa pendekatan yang mereka lakukan lebih baik daripada yang ada sebelumnya. Dalam studi tersebut, kedua planet itu masih kalah dekat dibandingkan dengan Mars yang memiliki kedekatan dengan presentase 21,5 persen ke Bumi. Meski secara orbit terpisah oleh Venus, namun Merkurius menjadi yang terdekat ke planet kita jika dihitung berdasarkan jarak rata-ratanya.

Ketua peneliti, Tom Stockman merupakan kandidat PhD di Universitas Alabama sekaligus asisten peneliti pascasarjana di Los Alamos National Laboratory (LANL). Sedangkan Monroe adalah insinyur mekanik di Pusat Pengembangan Riset Teknisi Angkatan Darat AS (ERDC) dan Cordner sendiri merupakan insinyur mesin di Badan Antariksa AS, NASA. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.