Perlu Pendampingan, Anak Tak Harus Dilarang Bermain Gadget
Ilustrasi anak dan gadget (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Era globalisasi, gadget atau smartphone memang menjadi sebuah kebutuhan tersendiri. Baik orang tua, remaja, sampai anak-anak, gadget selalu tidak dapat dipisahkan.

Sebagian orangtua berpendapat jika seorang anak harusnya mendapat larangan untuk bermain gadget. Tapi tak sedikit pula yang beranggapan bahwa pemanfaatan gadget sudah tidak dapat dibendung, dan larangan kepada anak bermain teknologi baru itu sangatlah tidak benar.

Menanggapi itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Indonesia, Muhadjir Effendy mengatakan, orangtua memang tak seharusnya memberi larangan kepada seorang anak untuk bermain gadget. Karena dari tahun ke tahun, perkembangan teknologi selalu berjalan dengan pesat.

“Kalau dikekang dan mendapat larangan, maka anak akan ketinggalan dengan perkembangan yang ada,” tambahnya.

Lebih lanjut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menyampaikan, orangtua perlu memberi pendampingan pada anak tanpa melarang bermain gadget. Sehingga, anak bisa mengerti batasan apa saja yang bisa dia lakukan saat bermain gadget.

“Sekarang sudah eranya teknologi,” paparnya.

Dia juga menegaskan, setiap anak memiliki keunikannya masing-masing. Sehingga tidak bisa disama ratakan atau diseragamkan setiap kemampuan yang dimiliki. Sama halnya dengan menghadapi era globalisasi dengan tanpa memberi kekangan pada seorang anak, seorang anak menurut Muhadjir seharusnya juga diberi kebebasan untuk menentukan langkahnya.

“Yang nggak bisa matematika bukan berarti itu kiamat, kan setiap anak memiliki keahlian lain seperti bermain sepak bola atau bela diri dan menyanyi. Semua harus didukung, dan jangan terlalu dikekang harus begini dan begitu. Anak harus mulai diajarkan hidup mandiri dengan pilihan yang bertanggungjawab,” jelasnya.