MALANGTODAY.NET  Perusahaan teknologi,  Lenovo mengonfirmasi bahwa mereka akan merumahkan kurang dari 2 persen dari seluruh karyawannya yang berjumlah 55 ribu orang di seluruh dunia, atau sekitar 1.100 pekerja.

Dilansir metrotv, sebagian besar orang yang dipecat adalah mereka yang bekerja di divisi smartphone Motorola Mobility.

Dalam pernyataan resmi, perusahaan asal Tiongkok itu mengatakan bahwa pemecatan kali ini merupakan bagian dari integrasi strategis  antara Lenovo dan divisi smartphone Motorola, seiring dengan usaha Lenovo untuk merampingkan portofolio produk mereka dengan tujuan untuk dapat bersaing di pasar smartphone dunia. Selain itu, pemecatan dilakukan juga untuk menjaga uang perusahaan dalam jangka panjang.

Beredar kabar, pemecatan kali ini terjadi setelah produsen PC terbesar itu mengumumkan bahwa penghasilan mereka di kuartal yang berakhir di Juni hanya mencapai USD10.1 miliar (Rp130,7 triliun) turun 6 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Seperti diketahui, Lenovo mengakuisisi Motorola Mobility dari Google, seharga 2,91 miliar dollar AS pada 29 Januari 2014 lalu. (mtr/ind)

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda