Tekno, MALANGTODAY.NET – Snapchat tak mau lagi disebut Snapchat. Perusahaan yang dikenal dengan aplikasi storytelling-nya ini memutuskan untuk berganti nama.

 

CEO Snapchat Evan Spiegel mengumumkan nama perusahaannya kini cukup disebut Snap saja. Perubahan nama Snapchat menjadi Snap Inc. diresmikan Spiegel pada 24 September lalu.

 

Pengumuman ini tentunya mengundang banyak pertanyaan, mengapa Spiegel merasa perlu melakukan rebranding. Sejumlah pengamat mengkhawatirkan penggantian nama ini bisa berpengaruh pada performa Snapchat yang sedang bagus-bagusnya.

 

Sejak diluncurkan September 2011, Snapchat seperti dikutip dari Tech Times, Selasa (27/9/2016), menjadi aplikasi populer dengan jumlah pengguna aktif per harinya mencapai 100 juta orang. Selain itu, valuasi perusahaan ini juga terbilang lumayan besar dengan nilai yang mencapai USD 16 miliar.

 

"Keputusan menghilangkan 'chat' kami lakukan karena kami berencana menjadi lebih dari sekadar aplikasi messaging," kata Spiegel melalui blognya.

 

Hal ini memang langsung dibuktikannya. Dalam waktu bersamaan, di blog terpisah, di bawah nama perusahaan barunya Snap, Spiegel mengumumkan soal kacamata pintar yang sedang digarapnya.

 

Keseriusannya terjun ke ranah wearable gadget ditunjukkan dengan membuat kacamata pintar yang dirancang untuk bisa merekam atau memotret dan hasilnya bisa langsung ditransfer ke aplikasi Snap.

 

"Kami menciptakan kamera video wireless terkecil di dunia, yang bisa merekam seharian penuh dalam sekali charge. Dan kami mengintegrasikannya dengan mulus ke dalam sepasang kacamata," demikian keterangan yang tertulis di situs Spectacles.com.

 

Laporan sebelumnya yang mengutip CEO Snapchat Evan Spiegel mengatakan, kacamata pintar ini akan dirilis sekitar November. Namun tidak disebutkan kapan gadget tersebut dirilis. Keterangan pada bagian bawah website hanya menuliskan 'Landing Soon'.

Berikan tanggapan Anda