MALANGTODAY.NET – Salah satu perusahaan elektronik terbesar dunia, yaitu Samsung, nampaknya telah menunjukan tanda-tanda menyerah terhadap kasus meledaknya smartphone yang baru saja mereka rilis, Galaxy Note 7.

Pasalnya, vendor asal Korea Selatan itu dikabarkan mengimbau konsumen untuk berhenti menggunakan Galaxy Note 7. Pernyataan itu muncul di tengah serangkaian laporan media bahwa beberapa Note 7 telah terbakar.

“Konsumen yang menggunakan Galaxy Note 7 awal atau pun penggantinya harus mematikan perangkat tersebut dan berhenti menggunakannya,” tulis pihak Samsung pada 11 Oktober 2016.

Samsung pun dilaporkan tengah menghentikan sementara produksi Galaxy Note 7. Hingga saat ini setidaknya telah terdapat lima kasus kebakaran yang melibatkan Galaxy Note 7 versi baru yang diklaim aman oleh Samsung.

Rangkaian insiden terjadi dari berbagai negara. Pengguna bernama Brian Green asal Indiana, AS, mengalami kejadian Galaxy Note 7 versi barunya terbakar ketika berada di pesawat maskapai Southwest Airlines pada 5 Oktober 2016. Dia mengaku telah mengambil unit pengganti Galaxy Note 7 pada 21 September lalu di toko AT&T.

Kasus selanjutnya terjadi di Taiwan. Galaxy Note 7 milik pengguna bernama Lai meledak secara tiba-tiba saat sedang disimpan di saku celana.

Lalu ada pula nasib bocah usia 13 tahun yang terkena luka bakar pada bagian ibu jarinya saat Galaxy Note 7 terbakar di genggamannya.

Terakhir, sebuah keluarga dari Houston, AS, menyaksikan Galaxy Note 7 pengganti miliknya terbakar di meja makan.

Dilansir cnnindonesia, perusahaan yang  didirikan oleh Lee Byung-chull dan Kang Gary kini tengah menggandeng badan pemerintah yang berwenang untuk menginvestigasi laporan insiden terbakarnya Galaxy Note 7 diberbagai wilayah.

“Keselamatan konsumen adalah prioritas utama, kami akan meminta perusahaan operator dan mitra ritel global agar memberhentikan penjualan dan penukaran Galaxy Note 7 selama investigasi masih berlanjut,” sambungnya.

AT&T dan T-Mobile, dua perusahaan telekomunikasi seluler Amerika Serikat itu diketahui telah memutuskan berhenti menjual ponsel pintar Samsung Galaxy Note 7 pada awal Oktober ini setelah ada beberapa insiden yang menunjukkan baterai pada unit pengganti ponsel tersebut masih bermasalah. (cnn/ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda