Bocor atau Nggak Ya? Ini Dua Cara Mendeteksi Kebocoran Data Facebookmu
Ilustrasi Facebook (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Sebanyak 1,1 juta pengguna Facebook di Indonesia, mengalami kebocoran data terkait kasus Cambridge Analytica. Tapi, gimana caranya ya, kita bisa tahu kalau data kita bocor atau nggak?

Pertanyaan ini sering muncul di benak masyarakat Indonesia yang menggunakan sosial media Facebook.

Bocornya 1,1 juta data pengguna ke Cambridge Analytica, membuat beberapa pengguna sosial media garapan Mark Zuckerberg itu khawatir.

Baca Juga: Viral! Begini Cerita Tarian Erotis di Pantai Kartini Jepara yang Bikin Geger!

Tapi tenang aja, ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk memastikan apakah ada kebocoran data di akun Facebook kita.

1. Notifikasi kebocoran data

Setiap pengguna akan diberitahukan jika adanya indikasi kebocoran dari akun mereka. Notifikasi ini akan muncul diatas newsfeed.

Nggak cuma dikasih tahu kalau bocor, pihak Facebook juga memperlihatkan akan aplikasi apa saja yang digunakan dan data apa saja yang diperoleh aplikasi tersebut, pada pilihan See How You’re Affected.

Bocor atau Nggak Ya? Ini Dua Cara Mendeteksi Kebocoran Data Facebookmu
Gambar kiri menunjukkan notifikasi pengamanan data untuk akun yang tidak bocor, gambar sebelah kanan menunjukkan notifikasi kebocoran data dan pilihan untuk mengetahui seberapa jauh kebocorannya (Istimewa)

Baca Juga: Tembakan Gas Air Mata, Penyebab Banyak Aremania Bertumbangan

Tapi buat kamu yang nggak nerima notifikasi kebocoran data, kamu malah akan mendapatkan notifikasi untuk mengamankan datamu. Dan Facebook akan mendirect kamu langsung ke aplikasi atau website di menu Go To Apps and Websites.

2. Help Center

Bocor atau Nggak Ya? Ini Dua Cara Mendeteksi Kebocoran Data Facebookmu
Tampilan bahwa data akunmu tidak bocor ke Cambridge Analytica (Istimewa)

Kalau kamu belum mendapatkan notifikasi kebocoran dari Facebook, langsung aja kunjungi halaman Help Center ini. Dari situ kamu akan diberi tahu bahwa datamu bocor atau tidak.

Selain itu, di halaman ini juga dijelaskan bahwa kebocoran data ini disinyalir berasal dari aplikasi permainan This Is Your Digital Life.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Facebook tersandung skandal Cambridge Analytica. Skandal ini menyebabkan kurang lebih dari 87 juta pengguna, termasuk 1,1 juta pengguna di Indonesia mengalami kebocoran data.

Baca Juga: Mantap Dibenahi, Stasiun Kota Baru Pertahankan Wajah Asli

Bocor atau Nggak Ya? Ini Dua Cara Mendeteksi Kebocoran Data Facebookmu
Ilustrasi Cambridge Analytica (Istimewa)

Selain Cambridge Analytica, kebocoran data juga dilakukan oleh CubeYou. Sama seperti Cambridge Analytica, CubeYou melakukan pengambilan data tanpa izin melalui aplikasi kuis You Are What You Like.

Dilansir dari tribunnews.com, hal ini pun dibantah oleh pihak CubeYou. CubeYou mengatakan bahwa pihaknya memang mengambil data untuk keperluan akademis dan komersial, tapi datanya pun dirubah menjadi anonim.

Hingga berita ini dimuat, kasus kebocoran data pengguna Facebook masih diperdalam baik dari pihak Facebook, pengadilan maupun Cambridge Analytica serta CubeYou.


Penulis: Annisa Eka Safitri
Editor: Annisa Eka Safitri

Loading...