bob marley no woman no cry Bukan Ledekan Jomblo, Ini Makna Lagu 'No Woman No Cry', Sedih!
Hari ulang tahun Bob Marley 6 Februari 2019 (MalangTODAY)

MALANGTODAY.NET Hari ini di 74 tahun lalu atau tepatnya 6 Februari 1945, seorang legenda musik lahir. Bagi pecinta musik, nama Bob Marley pastinya sudah tidak asing lagi. Penyanyi asal Saint Ann, Jamaika itu telah mempopulerkan aliran musik Reggae ke berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Berkat apa yang telah ia lakukan, Reggae kini telah banyak dikenal publik luas. Sejak kepergiannya, telah banyak musisi-musisi Reggae yang juga turut meneruskan kepopuleran aliran ini. Seperti Antony B, Jacob Miller, Sizzla, dan masih banyak lagi.

Bahkan Reggae telah banyak memunculkan aliran-aliran baru yang lebih segar dalam dunia musik. Seperti Hip Hop, Ska, dan lain sebagainya.

Salah satu lagu yang melekat kepadanya ialah yang berjudul ‘No Woman No Cry’. Siapapun yang mendengarkannya pasti langsung teringat sosok Bob Marley. Jika tidak mengetahuinya, minimal diantara kalian pasti ada yang pernah mendengarkannya.

Lagu tersebut pertama kali dinyanyikan oleh Bob Marley dan The Willers tahun 1974. Lagu dari album studio Natty Dread ini sering dikaitkan dengan lagu penghibur saat sendiri tanpa kehadiran sosok wanita. Bahkan tidak jarang banyak yang mengartikannya ‘tidak ada wanita, tidak menangis’.

Akan tetapi ada kekeliruan pada maksud dari pemaksaan tersebut. Malah bisa dibilang arti sesungguhnya merupakan kebalikan dari apa yang selama ini disangkakan.

Melansir dari TribunSolo, secara garis besar lagu tersebut justru bermakna menghibur wanita yang sedang bersedih. Adapun potongan liriknya sebagai berikut:

No Woman, No Cry…
No Woman, No Cry…
Woman Little Sister, Don’t Sad No Tears…
No Woman, No Cry…

Jika diperhatikan lagi, maksud lagu di atas justru mengisahkan seorang perempuan yang sedang menangis. Bukan nyanyian laki-laki yang sedang patah hati.

Ada juga yang mengatakan bahwa sosok perempuan tersebut ialah istri dari Bob yaitu Rita. Melalui lagu itu, ia ingin menunjukan kepada istrinya bahwa dulunya mereka adalah orang miskin. Namun di saat semua sudah teratasi, mereka juga tidak lantas melupakan asal-usulnya.

Selain itu, kalimat ‘No Woman, No Cry; merupakan dialek slank dari Jamaika. Sebenarnya yang lirik diucapkan ialah No Woman, Nuh Cry, yang berarti Jangan gadis, jangan menangis.

Namun hal tersebut masih bisa terbantahkan. Mengingat belum terkonfirmasi dari sosok Bob Marley yang diketahui kini telah tiada. (HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.