Band Rock 'Arfack', Diambil dari Nama Suku di Irian Jaya
Performance band Arfack (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Ada band dari Kota Malang yang mempunyai nyali bertarung dalam aksi panggungnya, yakni Arfack namanya, band yang secara spontan berani tampil di publik Kota Malang.

Debut pertama Arfack dimulai di Kota Surabaya mendampingi band Superkid yang digawangi oleh Jelly Tobing (Drum) Deddy Dores (Keyboard,Gitar), Deddy Stansyah (Gitar, Vokal) pada bulan Agustus tahun 1976.

Baca Juga: Bukan Coklat, Simak Tradisi Valentine Unik Berbagai Negara Berikut!

Dengan semangat yang menyala-nyala, mereka berhasil menyelesaikan start awal dengan baik bahkan tidak terlalu mengecewakan. Dari pengalaman pertama inilah, mereka banyak mengambil manfaat dalam cara bagaimana menguasai panggung, hingga penampilan mereka kedua di kotanya sendiri berhasil mendapat tempat di hati pecinta musik rock.

Vacancy Rock 1976 
Dalam ajang ini, Arfack unjuk kebolehan bersama band dari Malang seperti De Stopz, Bad Session, Darkness, Arfack, Elviera, Avias, Ogle Eyes, Lady Rocker Sylvia Saartje, dibawakan oleh Mc Ovan Tobing didukung beberapa sponsor dari Pabrik Rokok Oepet, Radio Senaputra dan Radio GL 67.

Tidak lupa pula, majalah Aktuil selaku pengagas acara tersebut. Tentunya, dalam event ini, band Arfack mulai tertata, semisal seperti aksi sang vokal Gowilala yang gayanya kurang hidup. Setelah event ini evaluasi, tetap dilakukan untuk ajang berikutnya.

Baca Juga: Lagunya Masuk Top 10 Billboard, Anggun C Sasmi Cetak Sejarah

Nama Arfack sendiri berasal dari nama sebuah suku di Irian Jaya, personil mereka antara lain Lily pada bass, Gowilala sebagai vokalis utama, Susiono pada gitar, Tato pada drum, dan Tono pada organ. Mereka berlima diera 70-an, merupakan bibit muda yang mempunyai skill luar biasa.

Apalagi ditunjang oleh kekompakan mereka yang sudah terasah dengan baik dan tidak ada rasa canggung satu sama lain, ibarat satu saudara dalam satu band. Ditambah lagi, dengan tersedianya fasilitas alat-alat, sehingga setiap saat bisa digunakan untuk latihan.

Bahkan Arfack sendiri, siap dimainkan dengan band-band rock dari ibukota Jakarta, kapan saja dan dimana saja, asal persiapan tidak dekat dengan jadwal manggung. Lily sang pembetot bass, mempunyai skill yang bagus. Makanya dia berani berkata demikian.

Seiring perjalanan waktu, Arfack belum mengeluarkan lagu-lagu karya mereka sendiri. Kalau dilihat dari skill, mereka sudah mampu menciptakan lagu sendiri. Namun band ini hanya berkutat pada mengcover lagu dari band-band luar negeri seperti Deep Purple,Led Zeppelin layaknya band di era 70an tersebut.

Baca Juga: Viola Maria, Sosok Istri Daniel Mananta Terungkap!

Beatles Memory & Hits 1960-Gor Pulosari Malang 

Bertitik tolak dari Beatles Nostalgia, Kota Malang mencoba untuk bikin acara semacam Beatles Memory sebagai pengisi acara yakni Leo Kristi, John & Sulis,Tornado, Bad Session, Avias, Atfack dan Musta VG, harga tiket masuk pada waktu itu hanya Rp 400 dan Rp 600. Acara yang terlambat dari yang dijanjikan ini, dibuka oleh MC Ovan Tobing.

Arfack giliran tampil setelah band Bad Session. Formasi pada waktu itu, sudah berubah yakni Donny pada Organ, Lily pada bass, Susiono pada gitar melodi, Tato pada drum dan Gowilala pada vokal. Menurut mereka, formasi tersebut sempat berlatih hanya dua hari .

Arfack akhirnya membubarkan dengan sendirinya. Sang vokalis sempat gabung dengan Toto Tewel setelah Ogle Eyes bubar. Bahkan, sang vokalis disapa Gowilala gabung dengan Elpamas bersama Didik Kompol gitaris dari Bad Session serta Tato, drummer Arfack ikut gabung juga. Bahkan kedua personil ini bisa merebut juara ketiga semasa ikut Festival Rock Indonesia di Surabaya bersama Elpamas.

Baca Juga: Polisi Tangkap Fachri Albar Terkait Kasus Narkoba

Sedangkan Donny pada organ, sempat solo sendiri bahkan mengelurkan album sendiri, dan hengkang ke Jakarta. Dan sampai sekarang, mendirikan penyewaan sound system standard internasional bernama DSS “Donny Sound System”. Senda gurau Donny disela-sela wawancara berkelakar, bahwa dulu mereka yang satu band ini ingin sekali kuliah, tapi belum kesampaian.

Maka plesetannya Arfack boleh dibilang singkatan dari Arek-arek Fakultas katanya. Band yang dulunya bermarkas di daerah Jalan Glintung no. 60 Malang ini, tetap menjadi band yang patut diperhitungkan di era-nya.

Arief Wibisono S.Sos
Pengamat musik di Kota Malang

Loading...