Medali Emas Pertama Indonesia dan Kisah Sang Mantan Atlet
Susi Susanti raih medali emas pertama di Olimpiade Barcelona 1992. Sumber: Okezone.com

MALANGTODAY.NET – Masih ingat dengan Alan Budikusuma dan Susi Susanti? Pasangan suami Istri ini adalah dua peraih medali emas pertama Indonesia. Tepat hari ini 26 tahun lalu, Alan dan Susi memenangkan medali emas dalam Olimpiade Barcelona di cabang bulu tangkis.

Alan yang melakoni babak final melawan rekan senegaranya, Ardy B. Wiranata, berhasil menyabet posisi pertama dan meninggalkan Ardy yang harus puas dengan medali perak. Suka cita yang dirasakan Indonesia kala itu semakin lengkap dengan kemenangan Susi di nomor tunggal putri.

Baca Juga:  Selamat, Tim Putra Raih Emas Pertama Bulu Tangkis SEA Games 2017

Dua kemenangan di Olimpiade Barcelona 1992 ini menjadi sebuah ajang pembuktian bulu tangkis Indonesia di kancah dunia. Kemenangan ini juga menjadi awal kejayaan dunia olah raga Indonesia pada masa itu. Mengutip dari BBC News Indonesia, usai dua medali emas milik Alan dan susi, di tahun-tahun berikutnya, Indonesia mendapat banyak kemenangan.

Sebut saja, Rexy Mainaky dan Ricky Subagja, dua atlet bulu tangkis ini juga mendapat medali emas di Olimpiade Atlanta dalam nomor ganda putra di musim berikutnya pada tahun 1996. Ada Tony Gunawan dan Candra Wijaya, ganda putra yang juga mendapatkan medali emas di Olimpiade Sydney tahun 2000.

Memang tidak benar jika kita mengaitkan kemenangan para atlet tersebut dengan kemenangan terdahulu yang diperoleh Alan dan Susi. Namun secara umum, kemenangan atlet dalam laga internasional telah terbukti dapat mempengaruhi rasa nasionalisme sebuah bangsa. Inilah fenomena yang disebut nasionalisme olahraga.

Seperti tertulis dalam jurnal karya Masaki Tosa yang berjudul Sport Nationalism in South Korea: An Ethnographic Study, olahraga dapat menjadi sebuah indikator rasa kebangsaan, sekaligus menjadi cara yang efektif untuk menanamkan rasa kebangsaan dan merupakan aksi simbolis yang menyatakan keadaan negara itu sendiri.

Yah, bisa dikatakan kemenangan Alan dan Susi baik secara langsung maupun tidak langsung meningkatkan rasa kebangsaan sekaligus motivasi bagi atlet dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Begitulah euphoria kabar kemenangan mereka yang menggemparkan tahun 1992 silam. Lantas bagaimankah kabar mereka kini? Bukan lagi sebagai atlet, keduanya tengah menjalani kehidupan bahagia sebagai pasangan pebisnis. Ya, Alan dan Susi telah memutuskan pensiun dari dunia olahraga sebagai atlet.

Baca Juga:  Yuk, Nostalgia Bersama Tayangan Pertama MTV 37 Tahun Lalu

Kedua pemilik medali emas pertama Indonesia ini memutuskan untuk menyudahi masa kelam sebagai mantan atlet dengan membangun bisnis penyalur alat-alat olahraga, terutama peralatan bulu tangkis. Kenapa disebut masa kelam? Sebagaimana kita ketahui, tidak ada yang berani menjamin kesejahteraan hidup bagi para atlet di Indonesia ini. Jadi, ketika mereka pensiun dari dunia olahraga tidak ada jaminan akan bagaimana kehidupan mereka ke depannya.

Alan dan Susi bahkan mengungkapkan, tidak menginginkan ketiga buah hati mereka menjadi atlet, mengingat suramnya kehidupan beberapa mantan atlet. Kesejahteraan sosial sesungguhnya menjadi hak seluruh warga negara, seperti tertuang dalam sila kelima dasar negara Indonesia, ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesai’. Tapi jika mantan atlet yang telah mengharumkan nama bangsa saja masih merasa belum sejahtera, lantas untuk siapa kesejahteraan yang nagara janjikan itu?

Reporter : Kistin Septiyani
Editor : Kistin Septiyani

Loading...