Bingung Membedakan Kurma yang Memiliki Manis Alami dan Buatan? Yuk, Ikuti 3 Tipsnya!
kurma (istimewa)

MALANGTODAY.NET – Kurma adalah buah yang disunnahkan oleh Rasulullah untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Berdasarkan penelitian ilmiah, mengonsumsi kurma saat berbuka secara rutin setiap hari memiliki efek baik pada tubuh.

Namun, apa jadinya jika kita mengonsumsi kurma secara berlebihan? Sebagaimana diketahui, anjuran konsumsi kurma yakni 3 butir atau jumlah lain yang ganjil.

Dilansir dari Detik.com (10/5/2019), dietisen Instalasi Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD menyatakan jika terlalu banyak mengonsumsi kurma akan terjadi penumpukan karbohidrat. Sebab, ketika kita mengonsumsi kurma maka kadar gula darah dalam tubuh akan meningkat.

Jadi kurma ketika dia dimakan bisa langsung menaikkan kadar gula darah. Kalau misalnya dimakan berlebihan dan masih makan makanan yang lain misalnya kolak, es buah, nah itu maka akan terjadi penumpukan karbohidrat,” ujar Triyani, Jumat (10/5/2019).

Triyani menyarankan makan tiga biji kurma adalah cukup. Jika ingin makan kurma lagi disarankan setelah jeda beberapa jam atau sahur. Untuk jumlah maksimal buah kurma yang boleh dikonsumsi adalah 10 butir.

Sebab, 10 butir kurma sama dengan 100 gram kurma dan setara dengan 75 gram karbohidrat. Dilansir dari Tempo.co (10/5/2019), ketika dimakan berlebihan dapat menyebabkan resiko stroke dan serangan jantung.

Sementara itu, ada juga efek baik terhadap tubuh jika mengonsumsi kurma setiap hari dengan porsi yang pas. Diantaranya yakni menyehatkan sistem kardiovaskular, meningkatkan performa otak, menyehatkan pencernaan, dan terhindar dari gangguan usus besar. (AL)

 

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.