Ilustrasi @metrum
Ilustrasi @metrum

MALANGTODAY.NET – Setelah makan memang tidak dianjurkan untuk tidur. Hal ini akan berpengaruh terhadap proses pencernaan makanan di dalam perut. Usai makan, pencernaam akan memproses makan, sehingga membutuhkan beberapa waktu untuk melakukan itu.

Terlebih saat bulan puasa, makan sahur biasanya menjadi pemicu rasa kantuk menyerang. Usai makan sahur, hasrat untuk terlelap semakin besar karena perut terasa kenyang. Kebiasaan ini justru tidak baik bagi tubuh. Beberapa dampak tersebut yang paling umum didapat adalah perut menjadi buncit dan berat badan naik.

Namun, ada dampak lain yang mengintai jika terlalu sering menunaikan ‘ibadah’ tidur sehabis sahur. Berikut disarikan dari beberapa sumber.

Dampak tidur usai sahur (atau makan) bisa menyebabkan refluks asam lambung. Kondisi ini disebabkan makanan belum dicerna dengan baik. Dampaknya, makanan akan masuk kembali ke kerongkongan karena pengaruh gravitasi saat tidur. Jika hal ini terjadi, asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Akibatnya, kerongkongan menjadi anas dan mulut terasa pahit.

Dampak lain jika kamu tidur usai makan sahur adalah dada terasa panas dan sakit. Hal ini disebabkan kadar asam lambung naik dan rentan juga terhadap penyakit maag. Sebab tersebut dipicu karena pencernaan bekerja lebih keras daripada biasanya.

Dampak lain yang lebih membahayakan adalah timbulnya penyakit stroke dan jantung. Orang yang memiliki jeda singkat antara makan dan tidur, memiliki risiko besar untuk mengalami strok. Namun, berdasarkan penelitian menyebutkan orang yang memiliki jeda paling lama di antara keduanya, bisa meminimalisasi ancaman stroke.

Selain itu, bagi penderita kolesterol, tidur setelah sahur (atau makan) akan menimbun lemak di dalam darah. Hal ini menyebabkan aliran oksigen menjadi tersumbat dan bisa menimbulkan seragan jantung.

Setelah tahu itu, masihkan melaksanakan ‘ibadah’ tidur usai sahur? Kalian boleh melakukannya, asal ada jeda selama 2 jam usai makan sahur. Berilah jeda waktu yang cukup untuk pencernaan bekerja secara maksimal. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.