Teh Panas @Harian Analisa
Teh Panas @Harian Analisa

MALANGTODAY.NET – Menikmati sarapan ditemani secangkir teh panas. Ya, mungkin inilah kebahagiaan sederhana bagi sebagian orang. Namun, siapa sangka ternyata surga sederhana ini justru bisa berbalik jadi bumerang.

Bagaimana bisa? Yup, hal ini bisa jadi bumerang ketika kita meminum teh dalam keadaan panas. Berdasarkan studi terbaru, meminum teh panas dapat meningkatkan resiko kanker kerongkongan.

“Namun, berdasarkan temuan kami, minum teh yang sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan,” ujar peneliti dari American Cancer Society,  Dr Farhad Islami dilansir dari Kompas.com (21/3/2019).

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Journal of Cancer. Peneliti melibatkan sebanyak 50 ribu orang berusia 40-75 tahun untuk menjadi responden. Responden tersebut kemudian menjalani perlakuan penelitian selama 10 tahun.

Perlakuan penelitian yang harus dijalani yaitu meminum teh bersuhu 60 derajat celcius sebanyak 700 mililiter per hari. Hasilnya, resiko kanker kerongkongan meningkat hingga 90 persen.

Sementara itu, profesor Pharmacoepidemiology di London School of Hygiene & Tropical Medicine, Stephen Evans menyatakan hal ini bisa terjadi karena  suhu panas bisa menyebabkan perubahan sel dalam tubuh. Saat terjadi perubahan sel tersebut, bukan tidak mungkin akan memunculkan sel kanker.

“Mungkin saja trauma itu menyebabkan perubahan sel dan karenanya menjadi kanker,” ungkap Evans.

Walaupun demikian, bukan berarti kita tidak boleh meminum teh ya. Kita boleh meminum teh asalkan dalam keadaan hangat. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.