Maruf Amin dan Sandiaga Uno waktu debat cawapres beberapa waktu lalu (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Pada debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) Minggu malam, (17/3/2019), masalah stunting juga ikut menjadi salah satu bahasan hangat dalam adu lontar argumen dua Cawapres tersebut. Namun, tahukah kalian ada satu tumbuhan khas Indonesia yang bisa membantu mengurangi permasalahan ini, yakni tanaman kelor.

Seperti yang dikatakan oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, melalui Detikhealth, Kamis (22/11/2019) mengatakan bahwa mengonsumsi daun kelor mampu mencegah dan bahkan mengurangi stunting. Tanaman yang banyak ditemukan di Indonesai ini mampu menjadi acuan untuk melakukan berbagai inovasi agar meningkatkan konsumsi kelor di Indonesia.

Lalu, apa saja, ya, kandungan daun kelor ini? Berikut ulasannya.

Stunting Disinggung di Debat Cawapres, Daun Kelor Solusinya!
Ilustrasi daun kelor @songulara

Dilansir dari doktersehat.com pada Senin (18/3/2019), data yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan di antara manfaat daun kelor adalah dapat membantu perkembangan kandungan dan tubuh.

Kandungan asam amino esensial yang ada di dalamnya mampu membantu perkembangan bayi dalam kandungan. Sebab itu, para Ibu-Ibu hamil sangat dianjurkan mengonsumsi tanaman ini. Hal ini untuk menjaga kandungan agar tetap sehat.

Tidak sampai di situ, daun kelor juga dianjurkan bagi para Ibu menyusui. Banyak gizi yang diperlukan saat Ibu sedang menyusui. Kandungan zat besi yang cukup mampu menjadi salah satu sumber asupan tersebut.

Daun yang dipercaya sebagai pengusir makhluk halus ini juga memiliki kandungan lain, seperti mampu mengobati kanker, kolesterol, menjernihkan mata, menyehatkan pencernaan, menjaga fungsi otak, mencegah cacingan, dan sebagai obat tradisional lainnya. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.