Mencampurkan Air ke Sabun atau Shampoo Bikin Bahaya! Ah Masa Sih?
Ilustrasi mencuci tangan (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Cuci tangan adalah salah satu kegiatan yang sangat penting bagi kesehatan namun sering terabaikan. Bertepatan dengan Hari Mencuci Tangan Sedunia yang jatuh pada hari ini (15/10/2018), MalangTODAY.NET sudah merangkum fakta unik dan menarik seputar cuci tangan.

Banyak orang tak mencuci tangannya

mengutip Vemale.com pada Senin (15/10/2018), berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2013, ditemukan sekitar 95 persen orang tak mencuci tangannya dengan benar saat di toilet. Dari jumlah tersebut 7 persen wanita dan 15 persen pria bahkan tak pernah mencuci tangan mereka sama sekali.

Baca Juga: Dua Desa di Donomulyo Kekeringan, Dropping Air Bersih Dimulai

Hand Sanitizer vs Air dan Sabun

Hand Sanitizer adalah salah satu pilihan yang sering kita lakukan saat malas mencuci tangan. Kita sering kali berpikir dengan menggunakan cairan berbahan dasar alkohol itu bisa membunuh kuman dasn membersihkan tangan dengan tuntas. Namun, ternyata membersihkan tangan dengan hand sanitizer takkan bisa membersihkan kuman sebersih menggunakan air dan sabun, loh. Ada beberapa bakteri yang hanya bisa dihilangkan dengan sabun dan air.

Tak menggosok tangan dengan benar

Kebanyakan orang mencuci tangan hanya untuk ‘syarat’ agar tangan terlihat bersih. Mereka tidak benar-benar memperhatikan apakah semua sudah benar dan sesuai dengan aturannya. Durasi terbaik mencuci tangan adalah sekitar 20 sampai 30 detik. Tak hanya itu Zens, kamu juga harus menggosok dan membersihkan sampai ke sela-sela jari.

Baca Juga: PKS Bolehkan Kampanye Negatif, Fahri Hamzah: Dia Mau Menanggung Dosanya?

Menggunakan pengering tangan

Menggunakan pengering tangan yang biasanya terdapat di toilet umum ternyata tidak dianjurkan loh, Zens. Pasalnya menggunakan pengering pada tangan yang basah lebih mudah menyebarkan bkateri. Untuk mengeringkan tangan usai mencuci tangan lebih dianjurkan untuk menggunakan handuk atau tisu.

Bahaya sabun anti bakteri

Di dalam sabun anti bakteri terdapat kandungan bahan bernama triclosan. Bahan tersebut kini tengah diteliti ulang oleh bebrbagai lembaga kesehatan di luar dunia. Triclosan diduga dapat membuat bakteri yang terpapar zat tersebut menjadi kebal terhadap anti-biotik. Selain itu, bahan ini disinyalir dapat meracuni manusia jika masuk ke dalam tubuh.


Penulis : Kistin Septiyani
Editor : Kistin Septiyani

Loading...