Awas, Keseringan Ngupil Bisa Bikin Radang Otak!
Bahaya ngupil @Inovasee

MALANGTODAY.NET – Mengorek hidung menggunakan jari atau yang biasa kita sebut mengupil menjadi kebiasaan yang mengasyikkan bagi beberapa orang. Puncaknya adalah ketika sudah jemari mampu menggapai kotoran hidung atau upil. Meski jorok, tapi hal tersebut adalah hal yang melegakan. Namun mulai kini, ZensTODAY harus waspada.

Dilansir dari Kompas.com, dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Rumah Sakit Moewardi, S. Hendradewi menuturkan bahaya dari kebiasaan mengupil. Hal ini disampaikannya saat peluncuran kampanye #cucihidungsetiaphari di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Seperti Istri Indro Warkop, Ini Dia 5 Artis yang Meninggal Karena Penyakit Kanker

“Jangan mengorek hidung pakai tangan karena lubang hidung itu daerah rawan” tuturnya dalam konferensi pers produk Sterimar dengan tajuk BernapasLebih Sehat.

Penyebabnya karena lubang hidung dipenuhi mukosa tipis yang mudah tergores ketika dikorek terus-menerus. Selain itu, struktur lapisan lendir yang ada dalam hidung sangat rentan terhadap kuman. Terlebih lagi, tanganyang digunakan untuk mengorek hidung tidaklah higienis sehingga malah menambah kotor hidung. “Sebanyak 90 persen kuman, bakteri, dan debu menempel di tangan. Lalu pindah ke hidung,” ujarnya.

Baca Juga: Ternyata, Tidak Semua Perokok Kena Kanker Paru-paru!

Jika hal tersebut terus dibiasakan, maka dampak jangka panjangnya adalah sekat antara lubang hidung kanan dan kiri (septum) bisa terinfeksi. Hal ini karena septum adalah tulang rawan yang berpotensi mengganggu otak.

“Lalu kuman atau bakteri jahat menembus septum atas yang sudah bolong, terhubung ke otak. Infeksi kuman menyebar di otak, jadi radang otak,” tutupnya.


Penulis: Raka Iskandar
Editor: Raka Iskandar