Durian dan Kopi (Suara)
Durian dan Kopi (Suara)

MALANGTODAY.NET – Selama ini muncul anggapan di masyarakat bahwa mengonsumsi kopi dan durian dalam waktu bersamaan dapat memicu kematian. Namun, menurut penjelasan dokter spesialis gizi klinik dr Dian Permatasari, SpGK hal ini adalah mitos.

“Itu (durian menjadi penyebab kematian atau meningkatkan detak jantung) mitos saja, justru durian itu memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh,” ujar Dian dilansir dari Kompas.com (9/2/2019).

Baca Juga  Bahaya Makan Nasi Putih, Bisa Bikin Diabetes Juga, Lho!

Menurut Dian, konsumsi dua makanan ini tidak akan secara langsung menyebakan kematian. Kebanyakan, kematian yang menimpa orang-orang tersebut adalah yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Kalau ada orang meninggal setelah makan durian, kemungkinan dia sudah memiliki riwayat penyakit sebelumnya,” tuturnya.

Dua penyakit yang menjadi indikasi pemicu kematian setelah mengonsumsi durian adalah obesitas dan diabetes. Dua penyakit ini dinilai memiliki hubungan kuat dengan durian karena beberapa zat yang dikandungnya.

Sebagaimana diketahui, durian merupakan buah berkalori tinggi. Satu buah durian, rata-rata mengandung sebanyak 800 hingga 1.500 kalori. Dengan jumlah kalori yang demikian, durian bisa memicu munculnya obesitas jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Baca Juga  Innalillahi, Pasien Obesitas Berbobot 310 Kilogram Meninggal Dunia

Jika dilanjutkan, obesitas kemudian berpengaruh terhadap penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Penyakit diabetes bisa muncul dari kandungan glukosa dan laktosa pada durian. Dua jenis gula tersebut kemudian bisa menyebabkan gula darah naik secara cepat.

Meski demikian. Dian menegaskan bahwa hal ini tetap bukanlah faktor utama penyebab kematian setelah mengonsumsi durian dan kopi. Di Lampung, bahkan ada suguhan kopi durian. Ya, minuman ini adalah perpaduan dari kopi robusta lampung dan ekstrak buah durian. (AL)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.