Ilustrasi @blogkhususdoa
Ilustrasi @blogkhususdoa

MALANGTODAY.NET –  Sudah banyak yang mengatakan bahwa puasa bermanfaat baik kesehatan. Tidak hanya baik bagi keadaan tubuh, puasa juga mampu menjaga fungsi otak berjalan dengan bik.

Hal ini disampaikan oleh ahli saraf, dr. Yuda Turana. Yuda mengatakan puasa juga memberikan manfaat bagi otak. Kegiatan spiritual yang selama bulan Ramadan dapat memengaruhi kesehatan otak.

“Yang unik bukan karena sekadar puasanya, tapi otak terpogram untuk melakukan sesuatu yang baik dan selalu diingatkan untuk lebih banyak aspek spiritual,” ucapnya seperti dilansir dari CNNIndonesia, pada Kamis (16/5/2019).

Dia juga mengungkapkan sebuah penelitian terhadap lansia menunjukkan keadaan otak yang baik karena dipengaruhi oleh aspek spiritual. Kondisi spiritual disebut mampu membuat otak lebih rileks dan tidak stres.

Kondisi stres dapat memicu otak terkena gangguan kognitif atau penyakit otak seperti demensia Alzheimer.

“Saat seseorang melakukan kegiatan spiritualnya tinggi, itu bersifat protektif terhadap stres yang kita tahu merupakan faktor resiko gangguan kognitif,” lanjutnya.

Sebab itu, dirinya menyarankan orang yang berpuasa untuk tidak hanya sekadar menahan haus dan lapar, tetapi juga untuk meningkatkan spiritual karena dapat melindungi otak.

Yudi juga menyororti aspek asupan gizi saat bulan puasa. Menurutnya, berpuasa dapat meregenerasi sel-sel otak dan mencegah datangnya berbagai penyakit kronis sekalipun.

Dia menyebutkan asupan karbohidrat yang menurun mampu menjaga fungsi kognitif seseorang. Terlalu banyak asupan karbohidrat dapat membuat fungsi kognisi yang dijalankan otak menurun.

“Asupan karbohidrat yang rendah dan fungsi kognisi yang baik dapat mencegah penyakit kronis. Seperti diabetes,” tandasnya. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.