Jangan Tidur Setelah Sahur! Ini 4 Dampak Buruknya Bagi Tubuh!
ilustrasi tidur setelah sahur @tribunnews.com

MALANGTODAY.NET – Saat Ramadan umat islam disunnahkan untuk mengawali puasa dengan sahur. Meskipun sunnah, tapi dengan sahur setidaknya kita bisa menahan lapar dan haus selama seharian penuh dan tubuh kita tetap kuat. Namun, setelah sahur biasanya kita akan merasakan kantuk yang sangat berat dan kita pun tergoda untuk tertidur.

Akan tetapi, tahukah kamu bahwa tidur setelah makan sahur sebenarnya memiliki dampak buruk bagi tubuh. Apa saja dampak buruk tidur setelah sahur? Berikut rangkumannya;

Baca Juga: Ternyata Vegan dan Vegetarian itu Beda Lho! Simak Penjelasannya!

  1. Perut Buncit dan Berat Badan Naik
ilustrasi perut buncit @thinkstockphotos

Setelah makan dan kenyang, tubuh perlu waktu untuk mencerna semuanya. Jika kita tidur setelah sahur, lemak bisa tertimbun di dalam perut dan tidak dapat langsung dicerna dengan baik. Akibatnya, perut menjadi buncit dan jangan kaget jika berat badanmu mendadak naik.

  1. Refluks Asam Lambung
ilustrasi asam lambung @shutterstock

Dampak buruk tidur setelah sahur berikutnya adalah refluks asam lambung, yakni; makanan yang baru masuk ke perut bisa kembali ke kerongkongan. Jika hal ini terjadi, kerongkonganmu akan terasa panas seperti terbakar dan mulutmu akan terasa pahit. Pastinya, kamu tidak akan nyaman sama sekali jika mengalami hal ini.

Baca Juga: Asyik Berjemur, Gadis Ini Dipukuli Polisi Membabi Buta! Ini 3 Fakta Miris di Baliknya!

  1. Rasa Panas di Area Dada
ilustrasi panas di area dada @shutterstock

Saat kita tidur, pencernaan akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan. Kalau kita setelah sahur beranjak tidur, maka kadar asam lambung akan meningkat yang menyebabkan kita rentan terkena penyakit maag. Selain itu, meningkatnya kadar asam tersebut menimbulkan sensasi panas di area dada.

  1. Beresiko Terkena Stroke
ilustrasi penyakit stroke @mndscotland.org.uk

Dampak paling buruk tidur setelah sahur adalah terkena penyakit stroke. Sebuah penelitian menyebutkan, bahwa seseorang yang memiliki jeda waktu antara tidur dan makannya lebih lama, maka resiko terkena stroke rendah. Sebaliknya, jika seseorang langsung tidur setelah makan maka resiko terkena stroke meningkat.

Baca Juga: Antisipasi Permainan Harga Sembako, Satgas Pangan Polres Malang Sidak 3 Pasar

Lantas bagaimana jika rasa kantuk sudah tidak dapat ditahan setelah makan sahur? Usahakan untuk tidur setelah 2 jam  usai makan sahur. Beri jeda waktu yang cukup untuk tubuh agar mencerna makanan yang baru dikonsumsi. Atau bisa juga dengan mengakhirkan makan sahur. Di mana malam sebelumnya tidur lebih awal, sehingga setelah makan sahur tidak merasa mengantuk karena kebutuhan tubuh untuk istirahat telah tercukupi.

Selain cara di atas, cara lain untuk menghindari tidur setelah sahur adalah dengan menunaikan shalat subuh terlebih dahulu. Gunakan waktu untuk berzikir, dan membaca al-quran. Dengan begitu tubuh memiliki waktu untuk mencerna makanan terlebih dahulu. Baru setelah itu kita bisa tidur lagi.

Baca Juga: Wah, Ada Aksi Bela Mohamed Salah dan Cabut Juara Real Madrid! Kamu Tertarik?

Tentunya, godaan untuk tidur kembali setelah sahur memang sangat berat, apalagi jika kita memiliki kewajiban untuk bekerja atau melakukan aktivitas lain di pagi hari. Niatkan puasa untuk ibadah, dan tetap jaga pola makan dengan seimbang. Dengan begitu, bulan suci ini akan memberi lebih banyak berkah.


Penulis       : Dian Tri Lestari
Editor        : Dian Tri Lestari

Loading...