Burger (IG @eattemptationsby)
Burger (IG @eattemptationsby)

MALANGTODAY.NETJunkfood atau makanan cepat saji semakin hari semakin menjadi makanan pilihan terfavorit karena penyajiannya yang mudah dan cepat. Apalagi untuk bulan Ramadan, kecepatan penyajian makanan sangat dibutuhkan.

Pertanyaannya, apakah jika terus-menerus mengonsumsi makanan cepat saji saat berbuka akan berdampak baik terhadap kesehatan. Ternyata hal ini lebih banyak menghasilkan dampak buruk bagi kesehatan. Berikut adalah diantaranya dilansir dari Hello Sehat.

Berat Badan Bertambah

Sudah Idealkah Berat Badan Anda? Begini Cara Menghitungnya
Ilustrasi (Vemale)

Junkfood mengandung lebih banyak kalori dibandingkan makanan berat lainnya. Serat dan gizi yang dikandungnya pun tak seberapa. Hal inilah yang kemudian membuat berat badanmu cepat bertambah namun tidak sepadan dengan bertambahnya nutrisi.

Laju Metabolisme Lambat

Susah Bangun? Ini 5 Cara Biar Kamu Bisa Sahur Tepat Waktu!
Makan berlebihan (Istimewa)

Ketika kita berpuasa, metabolisme tubuh akan melambat. Jika ditambah dengan mencerna junkfood maka hal ini akna meperlambat sistem metabolismenya. Sebab, tubuh akan membakar kalori yang banyak dari junkfood.

Kecanduan

Ilustrasi kecanduan makanan (Bintang)
Ilustrasi kecanduan makanan (Bintang)

Efek ketiga yakni kecanduan. Ya, junkfood memang bukan jenis narkoba tetapi terdapat beberapa bahan adiktif di dalamnya. Bahan adiktif tersebut memicu munculnya hormon dopamin yang memberilkan efek bahagia. Jadi, tidak heran lagi kalau kita merasa bahagia ketika mengonsumsinya dan terus menginginkannya lagi.

Beresiko Mengalami Hipertensi

Lakukan Trik Berikut Supaya Terhindar dari Hipertensi
Ilustrasi hipertensi (Istimewa)

Salah satu  penyakit yang ditimbulkan akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji adalah hipertensi. Hal ini sebab junkfood mengandung banyak sodium. Sodium inilah yang menyebabkan tekanan darah tinggi alias hipertensi.

Beresiko Penyakit Jantung

Perempuan Cantik Ini Mati 5 Menit, Ini Kisah Saktinya!
Ilustrasi perempuan terkena serangan jantung @Doylestown Health

Junkfood mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol jahat. Ketika kadar kolesterol jahat meningkat maka akan memicu timbunan lemak pada pembuluh darah arteri. Jika sudah begitu, akan muncul plak pada pembuluh darah. Plak ini dapat menghambat aliran darah kaya oksiden dan menyebabkan penyakit jantung.  (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.