Susah Bangun? Ini 5 Cara Biar Kamu Bisa Sahur Tepat Waktu!
Ilustrasi makan sahur (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Memasuki pertengahan bulan Ramadan, tubuh biasanya memasuki fase jenuh untuk bangun sahur. Jika hal ini terus dituruti, maka akan berdampak buruk pada kesehatan.

Sebagaimana diketahui, tubuh kita layaknya mesin yang harus diisi energi sebelum melakukan suatu aktivitas. Kalau energi yang dipasok tidak mencukupi, maka tubuh akan lemas.

Nah, kalau kemalasan untuk sahur ini terus dituruti, tubuh akan mengalami beberapa hal buruk.  Diantaranya adalah dehidrasi, berat badan menurun hingga sakit. Pasalnya, dengan berkurang atau tidak adanya asupan gizi dalam waktu lama maka daya tahan tubuh akan terus menurun.

“Efek dari melewatkan makan sahur selain memecah kandungan lemak, juga protein dalam tubuh. Kalau terus terjadi maka berat badan turun, kemudian imunitas juga menurun karena daya tahan tubuh berkurang,” ujar Ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Triyani Kresnawan dilansir dari Genpi.co (11/5/2019).

Meski demikian, hal ini tidak akan terjadi secara langsung. Sebab, tubuh memiliki sistem pertahanan sendiri. Ketika sehat, tubuh akan baik-baik saja walau tidak makan seharian.

“Sebenarnya tidak ada bahayanya, kecuali tubuh saat itu memang sedang sakit dan tidak bugar. Kalau kondisinya seperti itu sebaiknya memang tetap makan sahur atau tidak berpuasa,” ungkap spesialis gizi dr. Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK dilansir dari Detik.com (24/7/2013).

Hanya saja, kita harus memenuhi kebutuhan air setiap harinya. Perlu diketahui, jumlah kebutuhan air untuk setiap orang berbeda-beda. Cara menghitung kebutuhan air yakni 0.03 x berat badan dalam kilogram. (AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.