Turunkan Berat Badan, Bocah Obesitas Ini Rela Dibakar

MALANGTODAY.NET – Seorang bocah penderita obesitas asal Cina rela menjalani terapi yang menyakitkan. Li Hang  dengan berat 146 kg harus dibakar demi menurunkan berat badannya.

Bocah berusia 11 tahun itu mengalami kondisi kesehatan langka yang membuatnya mengalami obesitas sejak usia 3 tahun. Li Han didiagnosa menderita sindrom Prader-Will, penyakit langka yang meliputi makan berlebihan, kesulitan belajar, dan pertumbuhan yang tidak normal.

Ia pun harus menjalani perawatan ekstrim tradisional Cina, salah satunya seperti menggunakan api sebagai pembakar lemak yang disebut sebagai Huo Liao dan juga akupuntur hingga tusuk jarum. Pengobatan ini dilakukan di Rumah Sakit Changchun Kangda, Kota Changchun, sebelah timur laut Provinsi Jilin.

Li Hang nampak kesakitan saat dokter meletakkan handuk berapi di atas perut besarnya.

Tujuh di antara 53 pasien obesitas rumah sakit tersebut adalah anak-anak. Li yang berasal dari Kota Harbin, memiliki berat 42,5 kg saat usia masih tiga tahun.

Dilansir Malangtoday.net dari tribunnews, Tiongkok disebut-sebut sebagai negara dengan jumlah anak obesitas terbesar pada tahun 2025 nanti. Jumlah anak yang mengalami obesitas mencapai 48,5 juta, berdasarkan laporan Federasi Obesitas Dunia bulan lalu.

Seperti diketahui obesitas adalah momok menakutkan bagi hampir setiap orang di dunia ini. Ancaman gangguan kesehatan, seperti serangan jantung dan diabetes, adalah salah satu bahaya yang paling mengkhawatirkan bagi para penderitanya.

Indonesia sendiri menempati peringkat ke-4 peningkatan obesitas pada sejak tahun 2013 di negara-negara Asia Tenggara.

Loading...