Ilustrasi @liputan6
Ilustrasi @liputan6

MALANGTODAY.NET – Aksi kerusuhan yang terjadi di Jakarta Pada Selasa hingga Rabu (21-22/5/2019) masih belum kondusif. Aparat kepolisian dan TNI bersiaga jika sewaktu-waktu muncul kericuhan lagi. Namun, ada yang menarik dalam aksi tersebut, yakni fenomena narcisstic need. Apa itu?

Menurut Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzoeki Mahdi, dr. Lahargo Kembaren, SpKJ. mengatakan bahwa fenomena tersebut adalah keinginan menunjukkan eksistensi diri yang besar.

“Dunia medis menyebutnya sebagai narcisstic need, yaitu saat eksistensi diri lebih penting dalam kehidupan sehari-hari. Keinginan eksis bisa saja mengalahkan rasa takut dan khawatir yang dirasakan dalam situasi berbahaya,” ucapnya seperti dikutip dari DetikHealth, pada Rabu (22/5/2019).

Rasa takut dan khawatir seolah tidak dirasakan mereka yang mengambil foto atau video dengan latar belakang pendemo, aparat yang bertugas, atau suasana lenggang karena beberapa ruas jalan di Jakarta di tutup.

Ilustrasi kerusuhan di Jakarta @matamatapolitik
Ilustrasi kerusuhan di Jakarta @matamatapolitik

Mereka kemudian mengunggahnya ke media sosial untuk mendapat apresiasi berupa komen atau like. Apresiasi itu dianggap penting  dan bisa meningkatkan eksistensi dan harga diri.

Untuk itu, dr. Lahargo menyarankan agar berpikir matang jika ingin mengambil foto atau video di tengah kerusuhan. Pikiran yang rasional dan dewasa memungkinkan seseorang bisa bertindak lebih baik saat berada di kondisi yang berbahaya.

Dokter Lahargo juga mengatakan aksi kepo yang kerap dilakukan masyarakat ketika melihat atau mendengar kericuhan justru membahayakan. Menurutnya, kepo atau rasa ingin tahu sebetulnya wujud reaktif pada peristiwa yang belum tentu terjadi setiap hari.

Kepo sebagai sikap reaktif lebih dipengaruhi kondisi emosi, bukan rasional yang mengandalkan daya pikir.

“Bagi yang kepo hingga tanpa sadar jadi dekat dengan wilayah yang berbahaya, sebaiknya berpikir ulang sebelum beraksi sekadar memenuhi rasa ingin tahu. Kepo perlu disikapi dengan pemikiran yang lebih dewasa, sehingga bisa memutuskan tindakan yang lebih baik,” lanjutnya.

Nah, ZensTODAY, keselamatan memang lebih penting. Jangan bertindak yang irasional, ya! (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.