Ibadah Puasa Ramadan Diterima?Ini Tanda-tandanya
Ilustrasi membaca Al Quran (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Tentu setiap umat muslim pasti pengen semua amal ibadahnya diterima. Apalagi untuk ibadah puasa di Bulan Ramadan yang baru saja kita jalani.

Bagaimana tidak jika untuk puasa kita rela bangun lebih awal untuk sahur. Saat malam kita harus melawan kantuk, untuk menunaikan salat tarawih. Tentunya kita tidak ingin apa yang sudah kita perjuangkan selama ini berakhir sia-sia tidak bernilai pahala di sisi-Nya.

Sayangnya, tidak ada yang bisa menjamin apakah ibadah yang selama ini kita lakukan benar-benar sudah diterima oleh Allah SWT, atau tidak.

Semuanya merupakan rahasia Allah untuk menerima atau menolak amal ibadah yang sudah kita lakukan. Hal ini merupakan hak Allah yang tidak bisa diganggu gugat.

Tetapi, jangan berkecil hati dulu. Berikut ada beberapa tanda yang bisa digunakan untuk mengenali ibadah yang kita lakukan diterima atau tidak. Penasaran dengan tanda-tanda tersebut? Yuk, langsung simak ulasannya yang berhasil MalangTODAY rangkum dari berbagai sumber.

Keistiqamahan dalam Beribadah selepas Ramadhan

lustrasi istiqamah beribadah (Istimewa)

Salah satu tanda ibadah puasa kita diterima adalah adanya keistiqamahan dalam diri kita untuk beribadah. Misalnya; kita jadi rajin shalat di awal waktu, atau melanjutkan puasa sunnah di luar Bulan Ramadan. Hal ini telah dijelaskan oleh Ibnu Rajab Al Hambali;

“Membiasakan puasa setelah puasa Ramadan merupakan tanda diterimanya amal puasa di Bulan Ramadan. Sesungguhnya Allah jika menerima suatu amal dari seorang hamba, maka Allah memberinya taufik untuk melakukan amal shalih setelahnya.”

Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah Muhammad SAW juga mengingatkan ibadah yang lebih baik adalah ibadah ringan namun dilakukan secara rutin. Sebagaimana dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Aisyah ra;

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang berkelanjutan walaupun itu sedikit.”

Terhindar dari Perbuatan-perbuatan Buruk

Ilustrasi membaca Al Quran (Istimewa)

Tanda lain yang menjadi penanda amal ibadah puasa kita diterima adalah kita terhindari segala perbuatan-perbuatan yang buruk, seperti; ghibah, maksiat, berdusta, dan lain sebagainya yang tidak lagi kita lakukan. Jika kita berhasil menghindari perbuatan-perbuatan buruk tersebut maka puasa kita diterima oleh Allah SWT, seperti yang dijelaskan oleh Ibnu Athaillah;

“Siapa yang segera memetik buah dari amalnya, maka itu menunjukkan amalnya telah diterima.”

Kurang lebih itulah 2 tanda yang menjadi penanda amal ibadah kita selama bulan puasa diterima oleh Allah SWT. Jadi, setelah Bulan Ramadan nanti usai, lihat ya diri kamu bagaimana. Menjadi pribadi yang lebih baik, atau yang lebih buruk?

Tentunya, semua itu juga berasal dari dalam diri kita sendiri. Kalau kamu ingin ibadah puasamu tidak sia-sia, ya perbaikilah dirimu sedari dini. Lakukan semua ibadah dengan ikhlas dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT. (End)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.